Hemat Anggaran Makan Minum; Wali Kota Neni Ajak Pegawai Bawa Bekal dari Rumah
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni seusai agenda advokasi kelurahan ramah anak, Selasa (26/5/2026).
BONTANG- Wali Kota Bontang menginstruksikan agar pejabat berhemat di tengah APBD yang menyusut. Salah satunya dengan mengurangi belanja makan minum dinas, terkhusus saat rapat kerja di internal.
Wali Kota Neni mengatakan, penghematan di Sekretariat Daerah sudah dilakukan. Di kantornya bekerja sudah tak ada lagi anggaran untuk makan minum saat rapat internal pegawai, namun konsumsi tetap diadakan apabila menghadirkan tamu-warga ataupun eksternal Sekda).
Untuk informasi, anggaran makan minum di Setda diploting Rp 7,6 miliar tahun ini. Namun, Neni meminta agar anggaran tersebut dikurangi agar menghemat belanja daerah. "Nanti akan dialihkan ke program lain. Kami perlu berhemat karena APBD Bontang seret,"pungkasnya.
Dengan penghematan ini, lanjut Neni, ia mengajak agar para pegawai bisa secara swadaya menyediakan makan dan minum dari rumah jika diperlukan. Karena para pejabat ini sudah mendapatkan hak mereka dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
"Pasti kami rasionalisasi. Tahun depan APBD seret. Jadi pejabat diminta makan di rumah. Atau membawa bekal sendiri," ucap Neni.
Saat ini diketahui, Pemkot Bontang baru menerapkan sistem meniadakan konsumsi di Senin dan Kamis. Hal itu terbukti bisa menurunkan beban biaya. Kendati demikian nilainya belum signifikan.
"Karena Pemkot Bontang masih membuka keran bantuan snack kalau agenda warga. Tapi ini nilainya tidak seberapa. Masih bisa kami pastikan berjalan," tuturnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: