•   23 January 2022 -

Dinas PUPR Minta Polantas Tilang Mobil Parkir di atas Trotoar

Bontang - M Rifki
14 Januari 2022
Dinas PUPR Minta Polantas Tilang Mobil Parkir di atas Trotoar Kondisi terkini trotoar Jalan Jendral Soedirman dekat simpang 3 lengkol rusak akibat sering dijadikan tempat truk mengantre solar/ M Riki- Klik Kaltim.

KLIKKALTIM.COM- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang meminta agar petugas menindak tegas para pengendara yang parkir di atas trotoar. Apalagi saat mengantre Bahan Bakar Motor (BBM). 

Kondisi area pejalan kaki sepanjang Jalan Ahmad Yani rusak akibat sering dijadikan tempat parkir mobil. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRK Bontang, Usman, berharap petugas dari kepolisian bisa menertibkan para pengendara nakal itu.

"Bagaimanapun PUPRK memperbaiki, tetapi tidak diimbangi dengan pengawasan yang tegas sama saja," kata Usman kepada Klikkaltim.com, Jumat (14/1/2022). 

Klik Juga : Trotoar Jalan Rusak karena Truk Antre BBM, Pemkot Janji Perbaiki Tahun Depan

Usman mengatakan, tahun depan pemerintah berencana memperbaiki area pedestrian mulai Jalan Ahmad Yani hingga Jendral Soedirman dengan kisaran anggaran Rp 5-7 miliar.

Namun, perbaikan itu tidak akan bertahan lama apabila kesadaran warga minim. Trotoar tak akan berumur panjang. 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Akhmad Suharto, mengatakan, telah memberikan himbauan kepada kendaraan truk yang mengantre tidak menaiki kendaraanya hingga ke atas trotoar. 

Hanya saja, otoritas Dishub terbatas. Untuk penindakan menjadi wewenang dari kepolisian. 

"Kita sudah melakukan himbauan. Agar tidak terlebih dahulu mengantre saat pasokan solar yang tersedia di SPBU," ucapnya. 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Edy Haruna menjelaskan, hingga sekarang belum pernah menilang kendaraan yang mengantre BBM. 

Namun, untuk mengurai antrean Kepolisian sudah membuatkan spanduk yang berada di SPBU. 

"Kami sudah berikan peringatan. Kalau kedapatan mengantre sebelum ada solar kita suruh pergi," kata Edy Haruna. 

Pun demikian, petugas sudah mencatat 10 truk yang acap kali antre di SPBU. Para sopir juga sudah diberikan peringatan. Dia mengaku, dalam penindakan mengedepankan persuasif namun apabila pelanggaran berulang dilakukan tilang. 

"Sempat ada yang di radar. Cuman dia sudah sadar kok. Kalau kembali ditemukan nakal maka penilangan akan dilakukan," pungkasnya.




TINGGALKAN KOMENTAR