Danau Kanaan Jadi Objek Wisata Dadakan, Pengunjung Dilarang Berenang Karena Ada Buaya
Tangkapan layar pengunjung berenang di kawasan Danau Kanaan. (Ist)
BONTANG – Danau Kanaan, Bontang Barat belakangan menjadi destinasi wisata dadakan yang ramai dikunjungi warga.
Keindahan warna air dan hamparan rerumputan di sekitar danau membuat kawasan tersebut kerap menjadi lokasi bersantai hingga berburu foto.
Namun, Pemerintah Kota Bontang mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkunjung ke kawasan tersebut. Pengunjung bahkan dilarang berenang maupun beraktivitas terlalu dekat dengan bibir danau karena adanya potensi ancaman serangan buaya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Edy Prabowo, mengatakan kawasan Danau Kanaan masih memiliki populasi buaya yang dapat membahayakan keselamatan pengunjung.
Karena itu, masyarakat diminta tidak berenang atau nongkrong terlalu dekat dengan perairan.
“Hati-hati, di sana terdapat buaya. Sangat berisiko kalau nongkrong terlalu dekat atau berenang,” kata Edy.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, meningkatnya jumlah pengunjung ke Danau Kanaan dipicu oleh unggahan di media sosial. Dalam postingan itu, warna air danau yang dinilai menarik serta pemandangan alam yang cukup estetik.
Selain menjadi tempat berfoto, area rerumputan di sekitar danau juga sering dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai bersama keluarga maupun teman.
Meski demikian, Edy mengingatkan agar masyarakat tidak terlena dengan keindahan lokasi tersebut. Selain masih dalam tahap penataan, kawasan itu juga merupakan habitat satwa liar yang berpotensi membahayakan.
Untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, pemerintah berencana memasang papan peringatan di sejumlah titik sekitar danau.
“Kami juga akan memasang papan peringatan agar masyarakat lebih waspada sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: