•   10 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Anggaran Mandek ! 4 Dapur MBG di Bontang Beromzet Rp 3,6 Miliar Stop Beroperasi

Bontang - M Rifki
10 Juni 2026
 
Anggaran Mandek ! 4 Dapur MBG di Bontang Beromzet Rp 3,6 Miliar Stop Beroperasi Peluncuran dapur MBG di Kota Bontang beberapa waktu lalu.

BONTANG- Rentetan jumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berhenti beroperasi karena keterbatasan dana operasional makin di bertambah di Bontang. 

Data terkini yang diterima klikkaltim sudah 4 unit dapur MBG disetop operasinya terhitung hari ini, Rabu (10/6/2026). Diprediksi jumlah dapur akan bertambah akibat keterbatasan anggaran. 

Kepala SPPG Regional Bontang Surya Dwi Saputra mencatat, setidaknya ada 9.559 penerima manfaat baik anak sekolah, ibu menyusui, ibu hamil, dan Balita berhenti sementara waktu. 

Surya menyebut alasan pemberhentian ini dilakukan karena pengelola dapur belum mendapatkan dana transfer dari Badan Gizi Nasional (BGN). 

Belum diketahui secara pasti kapan pencairan dilakukan. Karena para pengelola dapur sudah menunggu sejak sepekan untuk pencairan tersebut. 

"Jadi total 4 dalur berhenti bang. Ini hanya sementara waktu. Tapi kalau sudah ada biaya akan kembali normal," ucap Surya. 

Berikut 4 SPPG yang berhenti beroperasi diantaranya, SPPG Kota Bontang Bontang Utara Api-api, SPPG Kota Bontang Bontang Selatan Tanjung Laut Indah, SPPG Kota Bontang Bontang Selatan Tanjung Laut, dan SPPG Kota Bontang Bontang Selatan Berbas Tengah 3.

"Kami akan informasi kan lebih lanjut bang yah," sambungnya. 

Omzet Tiap Dapur

Dari data terakhir, masing-masing dapur dalam sebulan rata-rata bisa menyerap Rp 900 juta. Dengan kata lain, penghentian operasi ini dapat mengurangi pengeluaran negara sebesar Rp 3,6 miliar sebulan.

Sementara itu, data dapur MBG di Bontang sebanyak 15 dapur atau setara Rp 18,9 miliar uang negara yang dihabiskan untuk membiayai program makanan bergizi ini. 

"Rata-rata yah Rp900 juta. Itu include dengan seluruhnya gaji, bahan baku, listrik dan air," ucap Surya. 

Sebelumnya diberitakan, Sejumlah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bontang menghentikan operasi karena belum menerima dana operasional. Imbasnya ribuan siswa tak lagi mendapatkan Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi ini beredar melalui pesan berantai di media sosial. Pesan itu kemungkinan besar dikirim pihak pengelola kepada penerima manfaat, mulai dari pihak sekolah hingga kader posyandu. 

Salah satu dapur yang dipastikan berhenti sementara adalah SPPG Bontang Utara 2. Dapur ini melayani 2.528 penerima manfaat yang terdiri dari 6 sekolah dan 5 posyandu.






TINGGALKAN KOMENTAR