•   02 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Andi Faiz Tanggapi Nasib 250 Honorer yang Diberhentikan, Dorong Solusi Tepat dan Berkeadilan

Bontang - Redaksi
17 Juni 2025
 
Andi Faiz Tanggapi Nasib 250 Honorer yang Diberhentikan, Dorong Solusi Tepat dan Berkeadilan Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Bontang – Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, angkat bicara soal nasib 250 tenaga honorer yang diberhentikan pemerintah. Menanggapi wacana perlakuan khusus bagi para mantan honorer agar dapat bekerja di perusahaan, Andi Faiz menegaskan bahwa kesempatan kerja adalah hak seluruh warga secara setara.

“Semua punya hak yang sama,” tegas Andi Faiz kepada awak media, Senin (16/6/2025), di Bontang Lestari.

Menurut politisi Partai Golkar itu, kebijakan apapun yang diambil pemerintah haruslah adil, proporsional, dan tepat sasaran. Ia tidak menolak jika pemerintah ingin memberikan bantuan permodalan kepada mantan honorer, namun harus dipastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh penerima untuk menjadi pelaku usaha produktif.

“Kalau mereka memang serius ingin jadi pelaku UMKM atau wirausaha, tentu harus kita permudah. Tapi jangan serta-merta karena status mereka mantan honorer, lalu langsung dikasih uang begitu saja. Harus jelas peruntukannya,” ujar Faiz.

Ia mencontohkan, bila ada mantan honorer yang ingin membuka usaha seperti kafe atau warung kopi, maka pemerintah bisa memfasilitasi dan memberikan kemudahan, termasuk dalam proses perizinan atau akses modal. Namun ia menekankan bahwa calon penerima bantuan harus menunjukkan keseriusan dalam menjalankan usaha tersebut.

“Katakanlah dia ingin buka usaha kopi, nah di situ bantuan bisa kita arahkan. Tapi harus sesuai niat dan rencana yang jelas,” tambahnya.

Faiz berharap agar kebijakan yang diambil tidak justru memperbesar angka pengangguran. Menurutnya, penyelesaian persoalan ini harus mempertimbangkan jangka panjang, serta membekali para mantan honorer dengan keterampilan atau fasilitas yang benar-benar mendukung kemandirian ekonomi. (adv/kk)






TINGGALKAN KOMENTAR