•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Amir Kesal, Pemkot Abaikan Desakan Renovasi Tembok Penahan Longsor Hotel Grand Mutiara

Bontang - Asriani
01 Maret 2021
 
Amir Kesal, Pemkot Abaikan Desakan Renovasi Tembok Penahan Longsor Hotel Grand Mutiara Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina menyampaikan penjelasan kepada wartawan seusai meninjau tembok penahan longsor Hotel Grand Mutiara.

KLIKKALTIM.COM - Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mendesak pemerintah segera memperbaiki tembok penahan longsor di Hotel Grand Mutiara.

Tembok penahan longsor milik aset daerah itu sudah miring. Jika dibiarkan berlama-lama dikhawatirkan longsor dan menyeruak ke bagian lokasi wisata milik PT Bangun Setia Graha (BSG).

Lokasi wisata milik swasta ini ramai dikunjungi saat akhir pekan. Kondisi di musim penghujan belakangan ini dikhawatirkan bisa memicu longsor tiba-tiba.

"Ini kan tinggal diperbaiki saja sama Pemkot dan pengelola hotel. Jangan tunggu parah baru ditangani," tegas Amir saat meninjau lokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, Selasa (2/3/2021).

Desakan perbaikan ini sudah disuarakan berkali-kali. Tetapi hingga saat ini belum direspon oleh pemerintah dan pengelola hotel.

Politisi partai Gerindra ini menyesalkan sikap pemerintah yang terlalu abai terhadap kondisi tersebut.

"Ini sudah tiga kali loh dilaporkan. Tapi belum ditindaklanjuti," katanya.

Amir berjanji dalam waktu dekat segera memanggil pihak hotel dan pemerintah.

"Pemilik hotel kita akan panggil kerjasama mengantisipasi robohnya dinding ini," tuturnya kembali.

Menurutnya, dinding pembatas sebenarnya terlihat kokoh. Hanya saja, kurang diperhatikan perawatannya.

Pepohonan bambu tumbuh liar di sekitar tembok penahan sehingga menyebabkan kerusakan.

Katanya, perbaikan ini hanya butuh sedikit sentuhan saja. Tetapi harus dilakukan sesegera mungkin agar kerusakan tak makin parah.

Sedangkan, Konsultan Hukum, PT BSG Bilher Hutahean menyampaikan agar pemerintah segera mungkin merenovasi tembok sepanjang 300 meter itu.

"Sebelum terjadi sesuatu, di sinilah kita perlu antisipasi," ungkapnya saat menunjukkan tanah longsor, (02/3/2021) pagi.






TINGGALKAN KOMENTAR