Action Jangka Pendek, Najirah Instruksikan Pengerukan Sungai
Wakil Walikota Bontang Najirah Adi Darma saat meninjau lokasi banjir, Rabu (10/5/2022).
KLIKKALTIM - Bontang dilanda banjir lagi, Rabu (10/5/2022). Wakil Walikota Bontang Najirah Adi Darma turun langsung ke lapangan meninjau dampak dan melakukan evaluasi. Pengerukan sedimen sungai dipilih sebagai solusi jangka pendek.
“Langkah kecil ini sebagai action pemerintah untuk bisa sedikit mengurangi dampak banjir. Untuk lokasinya besok insyaallah akan kami pastikan lagi,” katanya.
Tak sampai di situ, Najirah juga akan menginstruksikan seluruh ASN di Bontang untuk melakukan kerja bakti di lapangan, pada Jumat (13/5). Aksi ini akan diisi dengan kegiatan pembersihan selokan, sungai dan sebagainya.
“Kami juga menegaskan kepada OPD teknis dalam hal ini Dinas PUPRK agar segera melakukan penurapan,” jelasnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mencatat sebanyak 5.101 warga terdampak banjir yang tersebar di 8 Kelurahan dan 57 RT.
Diantaranya, Kelurahan Api-api, Kelurahan Guntung, Kelurahan Gunung Elai, Kelurahan Gunung Telihan, Kelurahan Kanaan, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kelurahan Tanjung Laut, dan Kelurahan Guntung.
Terbanyak berada di Kelurahan Api-api dengan jumlah 594 KK dan ada 1.755 jiwa terdampak banjir. Mereka tersebar di 18 RT.
Selanjutnya,Kelurahan Gunung Elai dengan jumlah KK terdampak sebanyak 483, dan ada 1.505 jiwa yang menjadi korban banjir. Seluruhnya tersebar di 9 wilayah RT.
Selain itu tercatat juga ada 24 KK dan total 80 jiwa di Kelurahan Satimpo yang juga menjadi korban banjir dari 2 RT.
Sementara, untuk data Kelurahan Kanaan yang tercatat 5 RT terdampak, dari total 66 KK dan 306 jiwa.
Kepala BPBD Bontang, Zainuddin mengatakan masih mendata untuk wilayah Kelurahan Gunung Telihan, dan Kelurahan Guntung.
"Sementara ada 5.101 jiwa di 8 kelurahan, potensi jumlah terdampak bisa bertambah," kata Zainuddin, Selasa (10/5/2022) kemarin.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: