•   30 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Tak Kunjung Dibangun, Lubang Saluran Drainase di Awang Long Jadi Sorotan, Banjir Masih Menghantui Warga

Bontang - M Rifki
30 Mei 2026
 
Tak Kunjung Dibangun, Lubang Saluran Drainase di Awang Long Jadi Sorotan, Banjir Masih Menghantui Warga Banjir menggenangi kawasan Jalan Awang Long, Bontang Baru, Bontang Utara. (Dok)

BONTANG – Banjir yang kerap terjadi di Jalan Awang Long terus dikeluhkan warga dan pelaku usaha setempat. Setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut, genangan air kembali muncul dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Pemilik salah satu kafe di kawasan itu, Revalina, mengatakan banjir sering kali masuk ke area usahanya akibat air yang meluap dari badan jalan.

Menurutnya, saluran drainase di lokasi tersebut belum berfungsi optimal karena minimnya lubang masuk air dari permukaan jalan ke dalam drainase.

"Drainasenya mungkin kosong kalau dibuka, tetapi tidak ada lubang untuk mengalirkan air dari jalan," ujarnya.

Wacana pembangunan lubang serapan atau akses masuk air ke saluran drainase yang sebelumnya sempat direncanakan hingga kini belum juga direalisasikan. Padahal, keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk mempercepat aliran air saat hujan deras.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Edy Prabowo, menjelaskan pembangunan side entry pit (SEP) atau lubang masuk air ke drainase belum dapat dilakukan karena proses kontrak pekerjaan baru akan dilaksanakan pada pekan depan.

Menurutnya, penanganan banjir di Jalan Awang Long telah masuk dalam daftar prioritas pemerintah. Namun, pelaksanaannya tetap harus mengikuti tahapan administrasi dan pengadaan yang berlaku.

"Belum dibangun karena pekan depan baru berkontrak. Yang jelas, ini menjadi prioritas kami," kata Edy.

Ia menjelaskan, pembangunan SEP akan menjadi bagian dari pekerjaan drainase yang sedang dipersiapkan. Fasilitas tersebut berfungsi sebagai jalur masuk air hujan dari permukaan jalan menuju saluran drainase sehingga genangan dapat lebih cepat surut.

Sebelumnya, Jalan Awang Long memang kerap dilanda banjir saat hujan lebat. Kondisi drainase yang tidak mampu menampung dan mengalirkan debit air menyebabkan genangan meluas hingga ke permukiman warga serta sejumlah tempat usaha di sekitar lokasi.






TINGGALKAN KOMENTAR