•   07 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pelajar Kedapatan Minum Miras Oplosan Bakal Dibina; Disdikbud Perketat Pengawasan

Advertorial - Asriani
07 Mei 2026
 
Pelajar Kedapatan Minum Miras Oplosan Bakal Dibina; Disdikbud Perketat Pengawasan Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha

BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang bakal melakukan pembinaan terhadap remaja yang kedapatan mengonsumsi minuman keras oplosan dalam razia 

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa zmuha mengatakan, temuan ini menjadi perhatian serius karena dinilai sangat membahayakan keselamatan generasi muda. Ia menilai minuman keras oplosan memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan, bahkan di sejumlah daerah telah menyebabkan korban jiwa.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa minuman yang oplosan ini kan itu sangat berbahaya. Bahkan kalau di daerah lain ini kan sampai membawa kematian," ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Kata dia, langkah pembinaan tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga akan melibatkan pihak sekolah untuk melakukan intervensi dan pengawasan lebih lanjut. 

Pihaknya juga menekankan, pentingnya komunikasi efektif antara sekolah dan orang tua dalam mencegah kasus serupa terulang.

"Kita akan lakukan juga intervensi kepada sekolahnya dan harapan kami nanti dari pihak sekolah itu komunikasi efektif dengan orang tua anak," jelasnya.

Selain itu, Safu Muha juga menyoroti peran lingkungan sekitar, termasuk pedagang, agar selektif menjual minuman berbahaya kepada anak di bawah umur. Sebab, tindakan tersebut bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga menyangkut keselamatan anak.

Lanjutnya, Safa Muha mengajak peran aktif orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak di luar rumah. Ia menegaskan bahwa upaya ini tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak saja.

"Bukan lagi saatnya kita saling menyalahkan, justru saatnya sekarang kit bekerja secara bersama-sama untuk mengembalikan kodrat anak-anak kita itu," tutup Abdu Safa Muha.






TINGGALKAN KOMENTAR