Menuju Akreditasi Nasional, 103 Pengelola Perpustakaan Sekolah Ikuti Bimtek
Foto bersama dengan ratusan peserta bimtek dari sekolah tingkat TK hingga SLTA di Kota Bontang
BONTANG - Sebanyak 103 tenaga perpustakaan sekolah di Kota Bontang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan perpustakaan menuju akreditas nasional
Bimtek ini diikuti oleh pengelola perpustakaan dari berbagai jenjang, mulai TK hingga SMA/SMK dan Madrasah Aliyah yang digelar di Gedung Mini Theatee Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Selasa (5/5/2026).
Peserta yang terlibat berasal dari tenaga perpustakaan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparudin menuturkan, jumlah peserta pada kegiatan kali ini mencapai sekitar 103 orang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para narasumber yang telah berkenan berbagi ilmu. Terima kasih juga kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini,” tuturnya.
Selaku Ketua PGRI Bontang, Saparudin mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DKP), serta Asosiasi Tenaga Pustakawan Indonesia (ATPUSI) Kota Bontang.
Pun menurutnya, peran kepala sekolah juga dinilai penting karena telah memberi kesempatan kepada tenaga perpustakaan untuk mengikuti bimtek.
Dirinya berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dengan antusias. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing.
"Semoga ilmu yang didapat nanti dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing dalam mewujudkan perpustakaan yang lebih baik," jelasnya.
Sementara, Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febriaryanti mengungkapkan bahwa, tingkat akreditas perpustakaan sekolah sejauh ini masih berada di persentasi 30 persen. Capaian ini masih tergolong rendah untuk standarisasi nasional.
"Artinya masih ada sekitar 70 persen perpustakaan sekolah yamg belum terakreditasi nasional," jelas Retno Febriaryanti.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: