Amir Desak Pemkot Segera Cari Sumber Air Baku untuk Perumda Tirta Taman
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina saat ditemui usai rapat paripurna pengesahan APBD-Perubahan 2024/Klik Kaltim
BONTANG- Kebutuhan air baku untuk pasokan di Kota Bontang genting. Ancaman krisis air bersih di Bontang suatu keniscayaan yang akan terjadi apabila pemerintah urung mendapat sumber air dalam kurun 10 tahun ke depan.
Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina meningatkan agar pemerintah serius mengurusi masalah ketersediaan air baku untuk Perumda Tirta Taman. Menjelang akhir masa jabatannya, Amir mengaku tugas dari pemerintah saat ini harus tuntas mendapat sumber air baku selain bergantung dari ketersediaan air tanah yang kuantitasnya terus menyusut.
Katanya, cadangan air bersih semakin menipis, sementara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Marangkayu yang telah direncanakan belum terealisasi hingga saat ini.
Politisi Partai Gerindra ini mempertanyakan kapan masyarakat Bontang dapat menikmati fasiitas air bersih tersebut. Pasalnya, hingga kini belum ada bayangan kapan itu akan dibangun. Selain itu, harapan adanya bantuan air dari waduk Marangkayu yang juga nihil.
Padahal sudan 5 tahun ini waduk Marangkayu ini dibahas dan bahkan pihaknya telah melakukan kunjungan namun ia tak menemukan adanya pembangunan apapun sehingga ia mempertanyakan kepastiannya.
“Ini sudah bertahun-tahun tapi bleu tapi bleu ada progres harusnya kan keluhan masyarakat itu menjadi prioritas,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase menjelaskan jika penundaan itu lantaran terkendala dengan pembebasan lahan. Selain itu, hal ini bukan kewenangan daerah namun kewenangan provinsi.
“Itu sebabnya kita memanfaatkan kolam bekas lubang tambang (void) Indominco Mandiri yang kini pipanya sudah mengarah ke Kota Bontang, supaya kita bisa segera mendapatkan pasokan air bersih. Soalnya kalau mengharapkan SPAMMarangkayu ini agar susah tapi kalau void Indominco diusahakan akhir tahun ini akan masuk ke Bontang,” jelasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: