•   29 April 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

57 Guru SD di Bontang Ikuti Bimtek Character Building Kesehatan Mental; Bukan Hanya Mengajar, Tapi Ajarkan Nilai Moral 

Advertorial - Asriani
29 April 2026
 
57 Guru SD di Bontang Ikuti Bimtek Character Building Kesehatan Mental; Bukan Hanya Mengajar, Tapi Ajarkan Nilai Moral  Puluhan Guru Mengikuti Bimtek Character Building berbasis Mental Healt di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

BONTANG - Sebanyak 57 guru Sekolah Dasar (SD) dari negeri dan swasta mengikuti bimbingan teknis (bimtek) character building berbasis mental health yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang. 

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 29–30 April 2026 di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang. 

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Disdikbud Bontang, Ishak Karangan mengatakan, seluruh sekolah SD di Bontang dilibatkan dalam kegiatan ini. Masing-masing sekolah mengirimkan satu perwakilan guru untuk mengikuti pelatihan tersebut. 

"Total ada 57 guru dari SD negeri dan swasta yang ikut. Jadi setiap sekolah kami akomodir satu orang,” ujarnya kepada media ini, Rabu (29/04/2026).

Kata dia, bimtek character building berbasis kesehatan mental guru sangat penting, karena guru tidak hanya berperan sebagai pengajar akademik, tetapi juga sebagai pembimbing karakter dan kondisi emosional siswa. 

"Dengan pendekatan berbasis kesehatan mental kepada guru, kami berharap para guru mampu menciptakan suasana belajar yang lebih sehat dan suportif," tambah dia. 

Lanjut Ishak, untuk materi dalam bimtek ini disampaikan oleh narasumber yang sama seperti kegiatan bimtek guru SMP pekan lalu, yakni Reni Murni. 

Ia memberikan pemahaman terkait strategi penguatan karakter guru, pengelolaan emosi, hingga pendekatan pembelajaran yang lebih humanis.

"Harapan kami, setelah mengikuti bimtek ini, para guru dapat menjadi agen perubahan di sekolah, mengajar dengan hati, dan membentuk guru jadi pribadi yang bertanggung jawab," tutup Ishak Karangan.






TINGGALKAN KOMENTAR