Batik Kuntul Perak, Produk Lokal yang Mendunia

Profil - Yayuk
03 Oktober 2020
Batik Kuntul Perak, Produk Lokal yang Mendunia Batik Kuntul Perak/KLIKKALTIM

KLIKKALTIM.COM – Batik Kuntul Perak menjadi produk lokal Bontang yang mendunia. Lahir dari karya tangan dingin Sayid Abdul Kadir Assegaf, warga Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, kini Kuntul Perak menjadi idola di berbagai belahan dunia.

Sesuai namanya, kuntul perak, batik ini bermotif burung yang hidup di pesisir. Tapi Sayid memadukan dengan sentuhan khas Kalimantan Timur. Guratan sayap putih beradu dengan ukiran Dayak membuat produk ini laris di pasaran.

Pangsa pasar produk Bontang ini tak hanya dalam negeri saja. Pun telah menyasar komoditas ekspor di berbagai belahan dunia. Seperti kepakan sayap putih Kuntul Perak, produk ini terbang bebas ke seantero negeri.

Merintis seni mengukir di kain ini mula-mula dijajaki dekade silam. Lambat laun produknya mulai diminati, pasar pertamanya dari pemerintah. Ramai-ramai pegawai memboyong secarik batik sebagai cinderamata.

Sejak saat itu, pria berkulit sawo matang ini mulai melirik pasar ekspor. Sejumlah event di berbagai negara dijajaki. Bak gayung bersambut, peminat karyanya berjubel.

“Sudah di perkenalkan dalam event-event internasional di berbagai Negara diantaranya, Kuala Lumpur, Singapura dan Thailand,” ungkap Sayid kepada Klik Kaltim.

Bertepatan hari batik nasional, Sayid berharap, produk lokal selalu mendapat ruang di masyarakat. Ia pun berterima kasih atas dukungan dari pemerintah, swasta dan masyarakat.

Berbagai kegiatan sosial, seperti pelatihan, edukasi membatik ke anak-anak sekolah sering dilakukan. Harapannya, tak hanya dia. Kedepan akan banyak ‘Sayid-Sayid’ yang lahir dari kota Taman.

"Penjualan khusus kain saja sekarang sudah hampir 1000 lembar per tahun, penjualan tidak hanya Wilayah Bontang, tapi sudah tahap nasional dan sekarang sedang digarap di tahap internasional," ujarnya.

Peluang bisnis ini tak mengenal musim. Selama pandemi seperti sekarang, Sayid lihai membaca momen. Batik kuntuk perak tak hanya disulap menjadi carik kain. Kiwari ini kuntul perak juga bisa menjadi masker kain yang apik.

 

TINGGALKAN KOMENTAR