Hendak ke Bontang Ikuti Google Maps, Rombongan Asal Samarinda Nyasar hingga Terjebak 12 Jam di Kebun Sawit Marangkayu
Dua unit mobil berisi 10 penumpang asal Samarinda tersesat di kawasan hutan sawit Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
BONTANG – Dua unit mobil berisi 10 penumpang asal Samarinda tersesat di kawasan hutan sawit Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, saat hendak menuju Bontang. Rombongan itu terjebak selama kurang lebih 12 jam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (23/1/2026) lalu. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang turut membantu proses evakuasi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Disdamkartan Bontang, Sarkani, mengatakan laporan pertama diterima dari pihak keluarga sekitar pukul 23.00 WITA. Keluarga melaporkan rombongan belum juga tiba di Bontang.
“Beruntung korban masih bisa dihubungi. Dari komunikasi itu diketahui mereka sudah tersesat sejak pukul 14.00 WITA karena mengikuti arahan Google Maps,” ujar Sarkani saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, rombongan tersebut hendak menghadiri sebuah acara di Pendopo Wali Kota Bontang. Diduga untuk mempercepat perjalanan, mereka tidak melalui jalan poros utama, melainkan memilih jalur Muara Badak–Marangkayu sesuai petunjuk aplikasi peta digital.
Namun, jalur yang dilalui justru masuk ke kawasan perkebunan sawit yang jauh dari permukiman warga. Dua kendaraan yang mereka tumpangi akhirnya terjebak di jalan berlumpur hingga amblas dan tidak bisa bergerak ataupun berbalik arah.
Situasi semakin sulit karena para penumpang belum sempat makan sejak siang hari dan berada di lokasi yang minim penerangan.
“Informasi awal yang kami terima, mereka berada di area perkebunan sawit dan tidak ada rumah di sekitar lokasi,” jelasnya.
Tim penyelamat kemudian mengarahkan rombongan untuk menyalakan senter dan mengarahkannya ke langit guna memudahkan pencarian. Setelah melakukan penyisiran menggunakan motor trail, petugas akhirnya menemukan mereka pada pukul 02.35 WITA.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” pungkas Sarkani.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: