Organisasi Buruh dan Mahasiswa Ngeluruk ke DPR RI, Ada Apa ?
22 Agustus 2019
Aksi Unjukrasa KPR di DPR dan MPR RI, Kamis, 22 Agustus 2019.
KLIKKALTIM -- Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR) melakukan demonstrasi di depan Gedung MPR/DPR, DKI Jakarta. Aksi ini merupakan aksi lanjutan menolak revisi UU Ketenagakerjaan setelah sebelumnya (16/8) massa buruh dibubarkan paksa aparat.
Dalam tuntutannya, KPR menilai upaya pemerintah dalam merevisi UU-Ketenagakerjaan tidak terlepas dari pengaruh situasi ekonomi politik Internasional, dimana ada persekongkolan jahat antara kekuatan Politik Nasional dengan lembaga Imperialisme seperti IMF sebagai lembaga pemberi pinjaman ke negara berkembang dan WTO sebagai lembaga pembuat perjanjian dagang di dunia,melalui dua lembaga itulah kapitalisme memepengaruhi kebijakan negara untuk menghisap menjarah menindas rakyat Indonesia."Sistem Neoliberal ini memiskinkan kita. Deregulasi adalah pintu masuk, dengan begitu sudah jelas buruh harus dilibatkan," ujar Herman Abdulrahman Kamis (22/8/2019).
Ketua Kesatuan Perjuangan Rakyat Herman itu menegaskan, UU ketenagakerjaan yang sudah ada tidak berpihak kepada buruh Indonesia. "Karena itu, tuntutan KPR dalam aksi ini tidak sekedar menolak revisi, akan tetapi melawan UU ketenagakerjaan yang mengisap kaum buruh," katanya.
Sementara itu, Korlap Aksi Abet Faedhatul menyatakan, revisi UU Ketenagakerjaan yang sudah sangat fleksibel dan menguntungkan pengusaha selama puluhan tahun. Adanya revisi UU Ketenagakerjaan yang kontroversial dinilai semakin memberatkan buruh Indonesia."Revisi UU ini memuat soal fleksibilitas status kerja dan fleksibilitas upah," ucap Abet sapaannya.
Hal senada juga disampaikan, Ketua Umum SMI Ade Irawan, menyatakan bahwa gerakan mahasiswa sudah sepatutnya mendukung perjuangan buruh untuk menolak revisi UU ketenagakerjaan. Pasalnya, problematika isu ketenagakerjaan juga merupakan problem dari pelajar di masa depan.
Turut hadir dalam aksi KPR puluhan massa mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) dan Barisan Masyarakat Indonesia (BMI).
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:
BERITA TERKAIT
TINGGALKAN KOMENTAR