•   24 September 2021 -

Utamakan Kesehatan dan Kenyamanan Seluruh Pihak

Pilkada di Tengah Pandemi, Pemkab Kukar Buat 5 Poin Pakta Integritas

Kutai Kartanegara - Redaksi
24 September 2020
Pilkada di Tengah Pandemi, Pemkab Kukar Buat 5 Poin Pakta Integritas Suasana rapat virtual membahas Pilkada Serentak di ruang rapat Sekretaris Kabupaten Kukar.

KLIKKALTIM.COM - Jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kukar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait deklarasi pasangan calon (paslon) dan penandatanganan pakta integritas secara virtual, dipimpin langsung Asisten 1 Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, bertempat di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda), Rabu (23/09/2020) pukul 10.00 Wita.

Rakor ini digelar bertujuan untuk memantapkan pesta demokrasi Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, serta mewujudkan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 yang demokratis, berintegritas, nyaman, sehat dan selamat serta dalam rangka menyamakan persepsi dan meningkatkan koordinasi para penyelenggara Pilkada dengan stakeholder terkait.

Dalam Rakor tersebut, ada beberapa hal yang dibahas terkait pelaksanaan deklarasi Paslon melalui video conference (vicon) yang bakal digelar di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar pada 25 September 2020 mendatang.

Menurut Asisten 1 Akhmad Taufik Hidayat, kegiatan virtual tersebut nantinya akan dipandu langsung dari Provinsi Kaltim.

"Secara serentak 10 kabupaten/kota akan mengikuti deklarasi dan penandatanganan pakta integritas termasuk Kukar yang dipandu oleh Provinsi Kaltim, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan covid-19," kata Taufik.

Taufik menegaskan, hal lain harus ditaati oleh masyarakat yang ingin hadir dalam vicon tersebut dibatasi hanya 12 orang di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Kukar. Di sisi lain penerapan protokol keamanan dan kesehatan tidak boleh diabaikan, bahkan selalu dikedepankan.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti munculnya kluster penularan covid 19,” kata Taufik.

Kegiatan Rakor Forkopimda kali ini dihadiri Kepala Kesbangpol Rinda Desianti, Kepala Diskominfo Bahteramsyah, Kabag Prokom Ismed, Kodim 0906/Tgr, Polres, KPU, dan perwakilan paslon.

Dari pihak Polres dan Kodim 0906/Tgr akan mendukung penuh pelaksanaan vicon deklarasi paslon yang akan digelar 25 september 2020 di Gedung Serbaguna.

“Jangan sampai ada konflik sosial yang dapat merusak stabilitas Kamtibmas di Kabupaten Kukar. Kita semua berkepentingan agar Pilkada Kukar 2020 bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan KPU Kabupaten Kukar mengatakan, seluruh agenda tahapan Pilkada Kabupaten Kukar 2020 sejak awal telah menerapkan protokol kesehatan covid-19 sebagaimana yang telah disepakati bersama.

Sedangkan Kepala Kesbangpol Kukar Rinda Desianti mengatakan, deklarasi dan penandatanganan pakta integritas pilkada serentak tahun 2020 di wilayah Provinsi Kalimantan Timur sudah final yang memuat 5 poin penting kesepakatan.

Adapun isi kesepakatannya sebagai berikut:

1.Menerima sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku apabila melanggar peraturan mengenai protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian covid-19

2.Senantiasa menjaga mempertahankan kondusivitas dan keamanan serta ketertiban masyarakat di daerah

3.Mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan demi terwujudnya Pilkada serentak tahun 2020 yang berintegritas damai dan berkualitas

4.Mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pihak dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan seluruh tahapan pilkada serentak tahun 2020

5.Tidak akan melakukan politisasi SARA, politik uang, intimidasi kepada pihak lain dan hal-hal yang bertentangan dengan hukum dan perundangan yang berlaku.

Sementara Kepala Diskominfo Kukar Bahteramsyah mengatakan, pihak Diskominfo akan mempersiapkan peralatan-peralatan dan tim teknisnya untuk mendukung video conference dan jaringan internetnya agar dalam pelaksanaannya nanti berjalan lancar.

“Hari ini juga kita mencoba langsung mengkoneksikan jaringan untuk melakukan uji coba video conference ini ke pusat. Semoga tidak ada hambatannya,” ucap Bahteramsyah. (*)




TINGGALKAN KOMENTAR