•   24 October 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Perkuat Kapasitas Dai, IKADI Bontang Gelar Pelatihan Khatib Jumat

Kaltim - Redaksi
24 Oktober 2026
 
Perkuat Kapasitas Dai, IKADI Bontang Gelar Pelatihan Khatib Jumat Ketua IKADI Bontang, Amrin Nafis, menyampaikan sambutan dalam pelatihan khatib Jumat di BPU Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Klik Kaltim)

BONTANG - Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Bontang menggelar pelatihan khatib Jumat di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Sebanyak 150 peserta dari Bontang mengikuti kegiatan yang digelar serentak secara nasional dengan target 10.000 khatib.

Ketua IKADI Kota Bontang, Amrin Nafis, mengatakan penguatan dakwah perlu dibarengi dengan komitmen dan keikhlasan dalam menjalankan amanah. Ia juga mengingatkan para dai agar memperhatikan ketentuan syariat Islam sekaligus regulasi yang berlaku di Indonesia.

Menurutnya, dakwah sebagai gerakan rahmatan lil alamin harus membawa nilai kasih sayang dan keadilan di tengah masyarakat.

“Lembaga dakwah boleh banyak, tetapi azzam yang dimiliki IKADI harus lebih besar. Ikhlasnya lebih banyak dan tawakalnya lebih bersandar kepada Allah Subhanahu wa ta'ala,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan Khatib, Ahmad Nurdiansyah, mengatakan kegiatan berlangsung hingga pukul 14.30 Wita. Selain pelatihan, panitia juga menggelar lomba baca kitab yang diikuti sembilan peserta.

Materi pelatihan disampaikan Amrin Nafis dan anggota Komisi A DPRD Bontang Saeful Rizal. Adapun Ahmad Yani dari Dewan Syuro IKADI Pusat di Jakarta menyampaikan materi secara daring.

Tak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas khatib, kegiatan tersebut juga melibatkan kalangan remaja melalui pertunjukan drama teatrikal oleh Tim Saracen bertajuk The Conqueror, The Beginning: Young of Saladin.

Pertunjukan itu mengangkat kisah Saladin muda pada abad ke-12 yang bertekad melindungi Kota Ascalan dari serbuan Pasukan Salib.

Ahmad mengatakan, keterlibatan remaja menjadi salah satu upaya panitia memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas di luar kegiatan pelatihan.

“Selain memberikan ruang kepada para khatib, kami juga memberikan ruang kepada para remaja untuk berkreasi,” pungkasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR