Penambahan Kasus Covid-19 di Kaltim Masih Tinggi

Kaltim Belum Normal, Status KLB Diperpanjang 2 Bulan

Kaltim - Fanny
30 Juni 2020
Kaltim Belum Normal, Status KLB Diperpanjang 2 Bulan Ilustrasi (net)

KLIKKALTIM.COM- Pejabat Sekretaris Provinsi (Pj. Sekprov) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Sabani rupaya enggan menerapkan kebijakan tatanan normal baru. Kata dia, angka kasus penularan Covid-19 di Bumi Etam masih tinggi.

Alih-alih menerapkan new normal, Sabani justru mau memperpanjang status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di Kaltim selama 2 bulan. Ia tak ingin masyarakat menganggap enteng kasus ini.

“Kita (Kaltim) belum new normal. Masih belum normal situasi saat ini,” ungkapnya, dilansir dari Selasar.

Menurutnya, meski masyarakat kini diberikan kelonggaran dengan syarat penerapan protokol kesehatan, pada kenyataannya masih banyak yang mengabaikan.

“Kita bisa lihat masyarakat sudah tidak sabar kumpul-kumpul, kadang mengabaikan jaga jarak,” tambahnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, perpanjangan masa KLB sudah dilakukan sejak 20 Juni lalu.

“Semua akan menuju ke tatanan hidup baru. Hanya waktunya sesuai dengan perkembangan epidemiologi dan kondisi riil di wilayah masing-masing,” kata Andi.

Kalimantan Timur, dikatakannya, tengah memfokuskan penanganan kasus. Selanjutnya, persiapan penerapan new normal dilaksanakan oleh masing-masing kabupaten/kota sesuai dengan kondisi epidemiologi masing-masing.

“Selain itu, penyiapan sarpras untuk memudahkan pelaksanaan protokol kesehatan, menetapkan zona dan sektor/bidang mana yang akan dilakukan relaksasi, evaluasi dan mekanisme pengawasan implementasinya juga harus dipenuhi,” pungkasnya.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR