Imbas Kemarau di Bontang; Permintaan Mobil Tangki Meningkat, Tiap Hari PDAM Suplai 30 Ribu Liter Air ke Rumah Warga
Salah satu unit mobil tangki milik Perumda Tirta Taman saat melayani suplai air bersih ke rumah warga di Gang Atletik 3, Bontang Baru.
BONTANG – Perumdam Tirta Taman harus mengintensifkan distribusi air bersih menggunakan truk tangki akibat pasokan yang tersendat akibat kemarau panjang.
Kemudian juga diperparah dengan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Bontang.
Direktur Perumdam Tirta Taman Suramin mengatakan, dalam sehari sedikitnya 10 kali pengantaran dilakukan ke rumah-rumah warga.
Setiap tangki mampu membawa sekitar 3 ribu liter air, sehingga total suplai air gratis yang disalurkan bisa mencapai 30 ribu liter per hari.
Per tanki itu bisa disalurkan ke maksimal 6 pelanggan. Dengan total akumulasi setiap hari bisa mendistribusikan kepada 60 pelanggan.
Permintaan pasokan air ini meningkat dalam kurung waktu sebulan ke belakang. Pasca Perumdam Tirta Taman memberlakukan sistem menyala bergilir akibat musim kemarau panjang.
"Meningkat. Kalau sebelumnua paling sehari satu atau dua kali. Sekarang sehari bisa 10 kali pengantaran. Itu bisa membawa 30 ribu liter untuk warga," ucap Suramin.
Animo permintaan air gratis tinggi lantaran distribusi tersendat karena pasokan terbatas. Ditambah lagi dengan matinya listrik membuat mesin pompa sumur dan WTP tidak bisa beroperasi.
Terbatasnya pasokan air juga terjadi di beberapa titik. Paling banyak permintaan dilayani di kawasan Bontang Barat. Di sana, 4 ribu pelanggan banyak disuplai lantaran air bersih hanya bisa menyala di waktu tertentu.
"Kemungkinan permintaan akan meluas. Ini kami rencanakan lagi pembatasan distribusi. Pasokan air, Mas, yang jadi sebab dia susah mengalir ke pelanggan. Jadi satu-satunya cara door to door bawa tangki," sambungnya.
Untuk mendapatkan fasilitas air bersih ini, warga bisa mengajukan permintaan melalui WhatsApp di hotline 081253787420. Warga wajib melampirkan foto meteran serta nomor pelanggan untuk mendapatkan pasokan.
"Ini gratis buat warga. Tidak dipungut biaya," pungkasnya
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: