•   16 September 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

PHM Galang Dukungan untuk Demo PLN Besok; Turunkan 500 Orang

Bontang - M Rifki
16 September 2026
 
PHM Galang Dukungan untuk Demo PLN Besok; Turunkan 500 Orang Kantor Pusat Hubungan Masyarakat di Perumahan Halal Square, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara.

BONTANG- Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Cabang PLN jalan MT Haryono pada Kamis (17/9/2026) besok. 

Ketua PHM Udin Mulyono mengatakan demonstrasi itu merupakan puncak kekecewaan warga dengan fenomena pemadaman bergilir yang terjadi tiga pekan ke belakang. 

Untuk menggalang banyak massa PHM telah menyuplai satu mobil pengeras suara untuk mengajak warga berdemonstrasi menuntut transparansi PLN. 

"Estimasi 500 orang ada itu. Kami akan blokade jalan agar PLN memenuhi permintaan warga agar listrik tidak padam kembali," ucap Udim Mulyono melalui sambungan telpon. 

Dalam aksi besok PHM juga memastikan berlangaung damai. Mereka menuntut PLN bisa memastikan warga tidak lagi terdampak pemadaman bergilir. 

Terlebih Bontang memiliki mesin pembangkit yang bisa menerangi selama 24 jam. 

"Besok kami aksi damai. Tidak ada anarkis. Bakar ban pun tidak. Kami cuman mau sampaikan aspirasi," tuturnya. 

Diketahui, pemadaman bergilir sudah terjadi sejak tiga pekan lalu. Bahkan diprediksi pemasaman akan sampai akhir September 2026 ini. 

Perusahaan Listrik Negara (PLN) KaltimTara membeberkan faktor pemadaman bergilir yang disebabkan empat pembangkit mengalami kerusakan secara bersamaan pada September 2026 ini.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID KaltimTara, Muchamad Meiryandi, menerangkan lokasi pembangkit yang rusak di antaranya PLTU Cahaya Fajar Kaltim di Kutai Kartanegara, PLTU Kaltim Prima Coal di Kutai Timur, PLTU Teluk Balikpapan, dan PLTMG Bangkanai.

Walhasil, Bontang menjadi salah satu wilayah yang terdampak pemadaman bergilir karena Kota Bontang masuk dalam jaringan interkoneksi.

Proses perbaikan ditargetkan rampung pada akhir September 2026 mendatang. Artinya, sekitar 16 hari ke depan masyarakat masih akan merasakan pemadaman bergilir.






TINGGALKAN KOMENTAR