•   21 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pembatasan Distribusi Air Bersih di Bontang Meluas, 25 Ribu Pelanggan Terdampak

Bontang - M Rifki
21 Agustus 2026
 
Pembatasan Distribusi Air Bersih di Bontang Meluas, 25 Ribu Pelanggan Terdampak WTP Perumda Tirta Taman. (Klik Kaltim)

BONTANG - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Taman mencatat saat ini total sudah 25 ribu pelanggan yang terdampak distribusi air bersih secara bergiliran.

Direktur Perumdam Tirta Taman Suramin mengatakan, sistem menyala bergilir ini harus diterapkan karena pasokan air bawah tanah semakin menyusut.

Perumdam Tirta Taman sudah menerapkan sistem ini di dua Water Treatment Plant (WTP), di antaranya WTP Altra dan WTP di Kecamatan Bontang Barat.

"Sementara dua WTP ini, Bang. Ini karena kemarau. Air produksi bawah tanah jadi terbatas. Penurunannya 50 persen. Banyak sekali," ucap Suramin.

Lebih lanjut, Suramin menjelaskan adanya potensi sistem menyala bergilir ini akan diperluas. Mengingat sampai Jumat (21/8/2026) ini hujan belum juga turun.

Terlebih lagi, Perumdam Tirta Taman tengah melakukan efisiensi di tengah mahalnya biaya pengolahan air bawah tanah yang saat ini kualitasnya semakin menurun.

"Biaya produksi mahal, Mas. Kan air itu diolah lagi. Nah, bahan baku juga naik. Makanya kami ambil sistem pembatasan. Semoga saja hujan turun kembali," tuturnya.

Produksi Terganggu karena Pemadaman Listrik Bergilir

Pasokan air bersih di Bontang diakui juga sempat terhambat dalam sepekan terakhir karena pemadaman listrik secara berkala. Perumdam Tirta Taman pun tidak bisa memaksakan distribusi karena mesin pendorong dalam kondisi padam.

"Kalau listrik padam, ya distribusi air juga mengikuti, Mas. Kami minta maaf atas ketidaknyamanannya," pungkasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR