•   28 March 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Melalui Program Inovasi Dukcapil Peduli, 6 Warga Penyandang Disabilitas Kini Miliki KTP Elektronik

Bontang - Asriani
27 Maret 2026
 
Melalui Program Inovasi Dukcapil Peduli, 6 Warga Penyandang Disabilitas Kini Miliki KTP Elektronik Warga disabilitas (baju orens) melakukan perekaman KTP elektronik.

Bontang - Enam warga penyandang disabilitas di Kota Bontang, akhirnya berhasil melakukan perekaman KTP elektronik yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Melalui program layanan jemput bola, Dukcapil Peduli alias Pelayanan Dokumen Kependudukan Langsung di Lokasi. 

Proses perekaman sendiri telah dilaksanakan pada Februari 2026 lalu, bersamaan dengan kegiatan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di sejumlah wilayah kelurahan.

Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman melalui Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin menjelaskan, bahwa layanan ini memang difokuskan untuk menjangkau warga yang memiliki keterbatasan mobilitas, termasuk penyandang disabilitas. 

"Keenam warga tersebut berasal dari beberapa kelurahan, seperti Api-Api, Berbas Tengah, Gunung Elai, dan Kelurahan Bontang Kuala," ujarnya, Kamis (26/03/2026).

Dengan mendatangi langsung ke lokasi, kata dia, Disdukcapil ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam kepemilikan dokumen kependudukan.

Selain perekaman KTP elektronik, Disdukcapil Kota Bontang juga terus menggencarkan aktivasi IKD selama bulan Ramadan. 

Sejumlah kelurahan yang telah disasar dalam program aktivasi IKD antara lain, Gunung Elai, Api-Api, Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, Gunung Telihan, serta Kelurahan Kanaan.

"Aktivasi IKD kami jadwalkan bulan puasa kemarin 2 kali dalam seminggu. Jadi selain perekaman KTP Disabilitas, kami juga gencarkan aktivasi IKD," jelasnya. 

Muhammad Thamrin menambahkan, program jemput bola ini akan terus dilanjutkan sebagai upaya meningkatkan cakupan administrasi kependudukan di Kota Bontang. 

Ia berharap, melalui layanan ini, seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan, dapat terlayani dengan baik.

"Enam warga difabel saat ini sudah memiliki identitas resmi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan pelayanan publik," jelasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR