Lurah Lapor Polisi, Ratusan Batang Ulin Siku Jembatan di Tj Laut Indah Hilang
Ratusan palang siku jembatan di RT 11 Kelurahan Tanjung Laut Indah digondol maling.
BONTANG – Hilangnya kayu siku atau penyangga pada jembatan di RT 11, Kelurahan Tanjung Laut Indah, dipastikan bukan akibat kesalahan konstruksi, melainkan diduga kuat dicuri oleh orang tidak dikenal.
Kesimpulan tersebut diperoleh setelah pihak kelurahan melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bontang terkait pembangunan jembatan tersebut.
Dari hasil pengecekan, diketahui proyek jembatan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kontraktor pelaksana juga telah menunjukkan dokumentasi pemasangan kayu siku sebagai bagian dari konstruksi jembatan. Selain itu, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menyatakan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Atas kejadian tersebut, Kelurahan Tanjung Laut Indah resmi melaporkan dugaan pencurian itu ke Polsek Bontang Selatan.
Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro, mengatakan hilangnya sejumlah kayu penyangga pada jembatan sepanjang 36 meter itu sangat meresahkan karena berdampak langsung pada keamanan warga yang melintas.
“Setelah kami lakukan pengecekan, memang kayu penyangga itu hilang. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan berharap pelakunya bisa segera tertangkap,” kata Elis.
Menurutnya, hilangnya komponen penyangga membuat kondisi jembatan yang baru dibangun pada 2024 lalu menjadi kurang kokoh dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Karena itu, warga diminta lebih berhati-hati saat melintas dan menghindari penggunaan kendaraan bermuatan berat di jalur tersebut.
Apabila kondisi jembatan semakin memburuk, masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif demi keselamatan.
Saat ini pihak kelurahan juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) untuk melakukan perbaikan secepatnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas. Semoga tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: