•   04 December 2021 -

Lebih Rendah dari Balikpapan, Satgas COVID-19 Pertanyakan Bontang Masih Status PPKM Level 3

Bontang - M Rifki
20 Oktober 2021
Lebih Rendah dari Balikpapan, Satgas COVID-19 Pertanyakan Bontang Masih Status PPKM Level 3 Wali Kota Bontang didampingi Wakil Ketua Satgas COVID-19, Letkol Arh Choirul Huda menyampaikan laporan ihwal penetapan Bontang dalam wilayah PPKM Level 3.

KLIKKALTIM.COM- Wakil Ketua Tim Satgas Bontang Letkol Arh Choirul Huda mempertanyakan alasan Kemendagri masih menetapkan Bontang PPKM Level 3. 

Dandim Choirul mengatakan, parameter penetapan status itu masih sumir. Semisal, kasus aktif di Balikpapan dan Kota Bontang. 

Di Balikpapan dengan jumlah kasus aktif Covid-19 sebanyak 106 kasus. Sedangkan Bontang masih 54 kasus aktif. 

Tetapi, saat ini Balikpapan berstatus PPKM Level 2. Sedangkan, Bontang masih bertengger di PPKM Level 3.  

"Kalau daerah ditetapkan masuk zona merah karena jumlah kasusnya, seharusnya Balikpapan dan Bontang sama statusnya," katanya. 

Jumlah kasus aktif, juga disoal. Menurutnya, apabila standar zona merah didasarkan pada daerah yang jumlah kasusnya di atas 50 orang. 

Seharusnya, wilayah di Pulau Jawa juga masuk dalam zona merah. 

 "Kalau gitu, di Jawa merah semua karena di atas 50 kasus. Tidak menyalahkan tapi harus dipertanyakan standar dari infografis itu," tuturnya. 

"Kenapa kalau sama-sama merah terus ada perbedaan level PPKM. Sedangkan daerah lain yang berstatus zona kuning juga ada yang naik level 3," ucapnya.

Perkembangan terkini, angka kasus aktif Covid-19 di Bontang ada 54 orang. Khusus di Bontang sudah tidak ada lagi yang berada di zona merah. 

Dari 15 Kelurahan tiga diantaranya sudah berada di zona hijau. Diantaranya, Kelurahan Guntung, Kelurahan Bontang Lestari dan Kelurahan Berbas Tengah. 

"12 Kelurahan lainya berada di zona kuning. Artinya trend semakin membaik meski secara data di Kaltim Bontang masih di zona merah, karena tingkat positif di atas 51 orang," kata Choirul Huda. 

Wali Kota Bontang Basri Rase, menilai wilayahnya merupakan daerah industri. Artinya, mobilitas yang tinggi menjadi sorotan dari Kementerian Dalam Negeri untuk menetapkan sebuah daerah terkait status PPKM level 3 untuk Kota Bontang. 

"Makanya, pasti ada aja yang ditemukan positif di setiap harinya. Meski dengan angka yang relatif rendah," kata Basri Rase. 

Lebih lanjut, dirinya berharap masyarakat tidak lengah dan tetap mengantisipasi setiap aktivitas yang dilakukan. Karena virus ini bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. 

Saat ini Pemkot pun selalu mengerahkan masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi. Berdasarkan data Promkes Bontang per (19/10) capaian vaksin dosis pertama sudah menembus angka 91.851 atau setara dengan 68,2 persen. Sedangkan untuk dosis kedua berada di angka 6.2021 atau 46,1 persen. 

Dengan begitu Bontang menjadi wilayah yang tingkat vaksinasinya tinggi di Kalimantan Timur setelah Balikpapan. 

"Kita targetkan sampai dengan Desember capaian vaksinasi bisa menembus angka 80 persen," sambungnya.




TINGGALKAN KOMENTAR