JAP Sesalkan Pemkot Tak Responsif Tangani Tanggul Jebol di Kanaan, Dampak Kini Meluas ke 21 Rumah
Potret tanggul jebol di Kampung Timur RT 1 Kelurahan Kanaan. (Ist)
BONTANG - Anggota DPRD Bontang Joni Alla Padang (JAP) menyesalkan sikap pemkot yang dinilai lamban merespons penanganan bencana di kawasan Kampung Timur RT 1, Kelurahan Kanaan, Bontang Barat.
Akibatnya, tanggul sementara yang dibuat menggunakan karung pasir kembali jebol pada Kamis (28/5/2026). Kondisi itu membuat warga sekitar kembali terancam longsor dan banjir lumpur. Jika persoalan tersebut terus dibiarkan, maka dampaknya akan semakin merugikan warga.
“Saya mendesak ada penanganan. Paling tidak ada kepastian pembangunan di sana, termasuk membuat aliran drainase dari atas agar air tidak masuk ke permukiman,” ujar Joni Alla Padang.
Ia mengaku sempat turun langsung ke lokasi pada Jumat pagi dan melihat dampak longsoran dari bekas tambang galian C itu semakin meluas. Jika sebelumnya hanya berdampak pada empat rumah, kini jumlah rumah terdampak meningkat menjadi 21 unit.
Menurutnya, pemerintah juga belum menindaklanjuti usulan warga terkait pembuatan sodetan baru untuk mengurangi debit air yang mengarah ke permukiman.
Saat ini kondisi infrastruktur di Kampung Timur disebut semakin memprihatinkan. Jalan lingkungan menjadi becek dan berlumpur, sementara saluran drainase tertutup material pasir akibat longsoran.
“Kalau dibiarkan akan makin parah dampaknya. Saya yakin itu. Tadi pagi saya ke sana, efeknya sudah meluas,” sambungnya.
Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengatakan pihaknya telah memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk menyikapi persoalan tersebut.
Menurut Neni, ada dua opsi yang sedang dipertimbangkan pemerintah, yakni menggunakan Dana Tidak Terduga (DTT) atau melalui APBD Perubahan 2026.
“Kami akan bahas lebih lanjut. Kalau DTT digunakan biasanya karena bencana alam. Tapi ini terjadi karena perbuatan manusia yang merusak lingkungan, jadi harus menunggu alokasi APBD,” kata Neni. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: