Anggota Pansus RTRW Minta Pemkot Tetapkan Batasan Jelas RTH di Bontang Selatan
Rapat kerja Pansus RTRW Bontang dengan tim asistensi daerah.
BONTANG - Anggota Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bontang, Ridwan meminta kepastian mengenai batas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Jalan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah.
Kejelasan batas tersebut dinilai penting, karena berkaitan dengan rencana pembangunan jalan lingkar di wilayah pesisir.
Dalam rapat lanjutan Raperda RTRW, Ridwan mempertanyakan apakah ketentuan lama mengenai batas jalur hijau masih berlaku atau sudah mengalami perubahan. Menurutnya, berdasarkan data sebelumnya, kawasan hingga 500 meter dari Jalan KS Tubun ke arah laut berada di luar RTH, sedangkan area setelahnya masuk dalam kawasan RTH.
“Kalau ketentuannya masih sama dan belum berubah, maka rencana jalan lingkar akan sulit direalisasikan. Saya melihat kemarin dari titik yang disurvei itu jalan lingkar lebih hampir 1 kilo," katanya.
Ia menilai, pemerintah perlu memastikan kembali batas kawasan RTH. Pasalnya, apabila jalur yang direncanakan untuk jalan lingkar masih berada di dalam RTH, pembangunan jalan dapat terkendala karena harus menyesuaikan aturan tata ruang.
"Sekarang ini apakah ada berubah, atau apakah ditambah," terangnya.
Merespon hal itu, Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Bangunan PUPR Bontang, Robysai Manassa Malisa menjelaskan, bahwa kondisi kawasan saat ini sudah berbeda dibandingkan saat penetapan awal. Permukiman warga telah berkembang hingga melewati batas yang sebelumnya menjadi acuan.
"Sekarang pemukiman itu lebih daripada sekarang 500 meter, mungkin biasanya itu berkaitan dengan green belt-nya," ujarnya.
Ia menerangkan, jalur hijau di kawasan pantai dihitung berdasarkan garis pantai terluar menggunakan data Badan Informasi Geospasial (BIG). Namun, dalam pelaksanaannya pemerintah juga menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama pada lahan yang sudah memiliki hak atas tanah sebelum ketentuan tersebut berlaku.
"Karena memang ada kawasan yang sudah memiliki hak atas tanah yang jauh muncul sebelumnya, itu yang kita sesuaikan kembali," ujar Roby.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: