Antrean Pasien Sempat Membeludak karena Server Down, RSUD Taman Husada Minta Maaf & Siap Berbenah
Antrean pelayanan di RSUD Bontang, Senin (5/1/2026) lalu.
BONTANG - Rumah Sakit Taman Husada Bontang klarifikasi ihwal membeludaknya antrean pasien, Senin (5/1/2026) kemarin.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada dr Tri Ratna Paramita mengatakan, usai di telusuri rupanya ada perangkat IT yang rusak.
Tetapi tim teknisi langsung mengganti dan dalam tempo 3 jam semua pelayanan kemarin tetap normal. Pengumuman pun disampaikan ke pasien.
"Jadi bukan sistem BPJS. Melainkan ada jaringan IT kami yang rusak. Kami minta maaf dan akan berbenah ke depannya," ucapnya.
Untuk memastikan pelayanan aman, RSUD Taman Husada sudah melakukan skema manual dalam melakukan pelayanan kala itu.
Hanya saja membutuhkan waktu lama. Sebab berkas manual harus dipegang para pasien. Kemudian untuk layanan lainnya turut terdampak.
Usai ada persoalan itu, RSUD Taman Husada kemudian berkoordinasi ke BPJS Kesehatan untuk menyampaikan informasi seutuhnya.
"Kalau ada problem kami alihkan manual. Cuman yah memang butuh waktu dan panjang. Kadang juga diinput satu persatu hingga peresepan obat," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Bontang angkat bicara terkait kejadian menumpuknya antrean pasien RSUD Bontang, Senin (5/1/2026) lalu.
Kepala BPJS Kesehatan Kota Bontang Laily Jumiati mengatakan persoalan tersebut dipicu gangguan sistem jaringan yang membuat sistem pelayanan BPJS terganggu.
Namun dia memastikan bahwa gangguan tersebut hanya terjadi di skala lokal.
"Setelah ditelusuri, penyebabnya karena server down. Namun hanya terjadi di 1 RS saja. Masih skala lokal," ucap Laily Jumiati Rabu (7/1/2026). (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: