Anak 7 Tahun di Gunung Elai Meninggal Dunia karena DBD
Ilustrasi.
BONTANG - Seorang anak usia 7 tahun di Kelurahan Gunung Elai dikabarkan meninggal akibat mengidap Demam Berdarah Dangue (DBD) pada (17/2/2026) lalu.
Kasus ini merupakan yang pertama sepanjang 2026. Kabar meninggalnya bocah 7 tahun ini di dapat dari Penanggung Jawab DBD Dinas Kesehatsn Bontang, Siti Rahimah.
Kata dia sang anak ini setelah ditelusuri telah mengidap demam tinggi pada (12/2). Namun terlambat dibawa ke Rumah Sakit.
"Saat tiba di RS kondisi anak trombositnya bagus diangka 170 ribu. Tapi kesehatan semakin menurun. Sempat transfusi darah juga," ucapnya.
Pasca kejadian tersebut Dinkes melakukan maaping. Identifikasi di dalam rumah korban terbilang bersih. Tidak ditemukan jentik nyamuk.
Kondisi berbeda saar petugaa melihat di lingkungan luar. Dimana terdapat banyak tumpukkan sampah. Yang menyebabkan jentik nyamuk mudah berkembang.
Langkah yang sudah diambil ialah melakukan fooging. Dilakukan sebanyak dua siklus di lingkungan tempat tinggal korban serta di sekolah korban yang berada di wilayah Kelurahan Gunung Elai.
Selain itu, pemeriksaan darah terhadap keluarga inti juga dilakukan. Hasilnya, ditemukan antibodi virus dengue pada ibu dan kakak korban melalui rapid diagnostic test (RDT), yang menandakan pernah terpapar virus dengue.
"Langkah mitigasi sudah dijalankan. Kami tetap inbau pola hidup bersih," sambungnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: