•   30 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

AH Pastikan Pemberian Pelayanan Gratis untuk Warga Kampung Sidrap, Siap Pasang Badan jika Ada Temuan Hukum

Bontang - M Rifki
30 Juli 2026
 
AH Pastikan Pemberian Pelayanan Gratis untuk Warga Kampung Sidrap, Siap Pasang Badan jika Ada Temuan Hukum Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris.

BONTANG - Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris memastikan pelayanan dasar bagi warga Kampung Sidrap, Desa Martadinata, Kutai Timur, bisa diakomodasi Pemkot Bontang.

Agus Haris bahkan menggaransi pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial tetap akan diakomodasi selama warga tersebut membutuhkan.

Kepastian pelayanan dasar ini juga diperkenankan oleh perwakilan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang dihadiri Plt. Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Ahmad Ridwan.

"Saya yang akan bertanggung jawab kalau ada pelayanan sosial yang dipersoalkan hukum. Bahkan saya siap kalau harus dipenjara. Tapi kan perwakilan Dirjen Kependudukan memperbolehkan, jadi aman sudah," ucap Agus Haris.

Lebih lanjut, AH juga meminta Disdikbud Bontang memberikan perlengkapan seragam sekolah kepada warga Kampung Sidrap. Meski mereka berstatus sebagai warga Kabupaten Kutai Timur.

Selain persoalan pendidikan, pelayanan kesehatan juga tetap dibuka. Baik akses warga di fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga menuju rumah sakit rujukan.

"Posyandu juga nanti akan diaktifkan lagi. Begitu juga dengan penerima bantuan sosial. Pemkot Bontang akan fasilitasi," sambungnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu Pemkot Bontang sempat menghentikan pelayanan Posyandu kepada warga Kampung Sidrap karena dinilai bukan merupakan wilayah administratif Kota Bontang.

Kendati demikian, berkat hasil koordinasi dengan Pemprov Kaltim, layanan Posyandu akan kembali aktif sepanjang lokasi berada di Kelurahan Guntung.

"Kami akan secepatnya mendata balita yang tetap mendapatkan pelayanan," pungkasnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR