•   15 July 2024 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pesona Tersembunyi Air Terjun Sungai Kampung Tasuk

Berau - Jumiarti
26 Maret 2017
 
Pesona Tersembunyi Air Terjun Sungai Kampung Tasuk Sejumlah warga di sungai kampung tasuk (Foto: Jumi)

KLIKKALTIM.COM - Objek wisata sungai dengan keindahan air terjun di kampung Tasuk Kecamatan Gunung Tabur, kini menjadi salah satu tempat tujuan baru pecinta wisata di Bumi Battiwakkal. Meski objek ini belum lama dikenal dan diketahu wisatawan.

Perjalanan menuju ke lokasi wisata ini ditempuh selama 2 jam 30 menit jika dari Tanjung Redeb, dengan melalui jalur tambang serta jalan becek jika musim hujan.

Meski begitu, hal tersebut tidak menyurutkan niat masyarakat untuk tetap berkunjung ke lokasi tersebut.

Salah satunya Bayu, warga Tanjung Redeb yang ditemui KlikBerau dilokasi wisata tersebut mengatakan, meski harus melewati jalur yang rusak namun ia tetap melanjutkan perjalanan hingga mencapai lokasi.

“Sempat terjatuh karena banyak jalan yang licin akibat lumpur.Namun tidak menyurutkan niat kami untuk sampai kelokasi,” ujarnya.

Selain jalur tambang, ada banyak alternatif lain yang bisa dilalui. Bahkan jika tidak hapal, akan membuat tersesat, disejumlah persimpangan. Belum lagi tidak ditemui adanya papan tanda menuju lokasi wisata.

“Tidak ada papan petunjuk, jadi kami bertanya kepada warga, karena disana banyak simpangan. Kalau nggak, maka resiko akan tersesat,” tandasnya.

Namun demikian, rasa lelah dan kecewa akibat jalan rusak pun terbayarkan dengan keindahan pemandangan alam dan sejuknya air terjun di lokasi sungai. Kawasan yang masih sangat asri begitu memanjakan pengunjung yang menikmati kesempatan di kawasan ini.

Pengunjung pun berharap pemerintah dapat melihat dan turun tangan untuk pengadaan akses menuju lokasi, karena potensi wisata dikawasan ini dipercaya mampu menjadi ladang penghasilan tersendiri bagi warga Kampung Tasuk.

“Sayang banget jika keindahan Air Terjun ini tidak dimaksimalkan. Seharusnya ada perbaikan jalan dan juga papan tanda agar pengunjung tidak tersesat," pungkas Bayu. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR