•   02 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Tradisi Membeko di Bontang Kuala, Melestarikan Budaya dengan Penganan Asli BK

Advertorial - Redaksi
20 November 2024
 
Tradisi Membeko di Bontang Kuala, Melestarikan Budaya dengan Penganan Asli BK pembukaan tradisi Membeko di Kelurahan Bontang Kuala/DOk

BONTANG - Tradisi Membeko di Kelurahan Bontang Kuala kembali digelar pada Sabtu (30/11/2024), bertempat di Anjungan Dermaga Bontang Kuala. Acara ini berlangsung meriah, di mana masyarakat bersama-sama menikmati sarapan dengan aneka kue tradisional yang telah disediakan.

Lurah Bontang Kuala, Sanusi, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan dalam jadwal pelaksanaan tradisi Membeko tahun ini. Pada 2022, kegiatan tersebut pertama kali diadakan bersamaan dengan perayaan HUT RI, sedangkan tahun lalu digelar berbarengan dengan pesta laut.
“Tahun ini kami mengagendakannya sebagai acara yang berdiri sendiri,” ujar Sanusi.

Festival Membeko merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Bontang Kuala. Dalam perayaan kali ini, warga menikmati 45 jenis kue tradisional. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, di mana 1.001 kue tradisional disajikan.
“Kegiatan ini telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut. Anggaran kami sebelumnya berasal dari sumbangan kecil dari masyarakat, tetapi tahun ini ada dukungan dari pemerintah,” jelasnya.

Sanusi berharap Festival Membeko dapat mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus melestarikan kearifan lokal, khususnya bagi masyarakat pesisir. Ia juga menekankan pentingnya gotong royong dan kebersamaan sebagai identitas warga Bontang Kuala.
“Kami ingin acara ini menjadi momen perekat masyarakat Bontang, dengan sarapan bersama yang bisa dinikmati oleh semua kalangan,” katanya.

Total anggaran untuk pelaksanaan kegiatan ini mencapai Rp75 juta, mencakup biaya untuk rapat persiapan, pemasangan baliho, umbul-umbul, backdrop, hingga pengadaan kue tradisional. Persiapan telah dilakukan selama satu bulan, melibatkan tokoh masyarakat, ketua RT, Pokdarwis Kuala Anadi, dan perangkat kelurahan.

Wali Kota Bontang, Basri Rase, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menekankan pentingnya tradisi Membeko sebagai bagian dari budaya lokal yang kaya nilai kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi.
“Festival seperti ini harus terus dilestarikan. Membeko adalah warisan budaya yang harus kita jaga agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tegasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR