Rustam Imbau OPD Aktif Promosikan Videotron ke Perusahaan Industri Bontang
Salah satu videotron yang berada di Simpang 4 Al-Hijrah dengan tarif Rp 350 ribu per menit dengan jumlah tayang selama 10 jam.
BONTANG - Mengoptimalkan pemanfaatan videotron Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam mendorong pemerintah lebih aktif menyosialisasikan layanan sewa kepada perusahaan-perusahaan industri.
Dorongan itu disampaikan menyusul keberadaan sejumlah videotron milik pemerintah yang telah terpasang di beberapa titik, seperti kawasan Selamat Datang Bontang, Simpang Empat Loktuan, Simpang Empat Al-Hijrah hingga Terminal Bontang Kuala.
Rustam meminta, agar organisasi perangkat daerah (OPD) tak hanya menunggu penyewa datang, tetapi proaktif menawarkan jasa iklan videotron kepada perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kota Bontang.
“Videotron itu sudah ada di jalan protokol. Tinggal bagaimana OPD aktif melakukan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan industri supaya mereka memanfaatkan fasilitas ini,” terangnya.
Menurut Politisi Golkar igi, media tersebut dapat dimanfaatkan perusahaan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana promosi yang efektif.
Selain itu, hasil penyewaan videotron akan menambah pemasukan daerah. "Uang itu bukan masuk kantong kita, tetapi masuk ke PAD Bontang,” katanya.
Merespon hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatik (Diskominfo) Bontang, Andi Hasanuddin Akmal menyampaikan, videotron yang dikelolanya berada di Simpang Empat Al-Hijrah dengan ukuran 4x8 meter. Tarif pemasangan iklan dipatok Rp350 ribu dengan durasi tayang selama 10 jam.
Andi Akmal menyebut, sosialisasi kepada dunia usaha telah dilakukan. Namun, realisasi pendapatan dari layanan tersebut belum tercatat pada 2025 karena pungutan baru mulai diterapkan pada Februari 2026.
“Kami sudah mulai memungut sejak Februari sampai Juni. Saat menjelang Idul Fitri cukup banyak dunia usaha yang memasang iklan,” katanya.
Pun untuk menarik minat penyewa, pihaknya juga memberikan promo berupa pembayaran tiga hari pemasangan dan mendapatkan tambahan satu hari gratis, sehingga total penayangan menjadi empat hari.
“Hingga Juni 2026, pendapatan dari penyewaan videotron ini sudah mencapai Rp9,75 juta,” tutupnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: