RSUD Taman Husada Tingkatkan Standar Pelayanan Hemodialisa dengan Teknologi dan Pengawasan Modern
Ruang Hemodialisa di RSUD Bontang/Dok
BONTANG – Unit Hemodialisa RSUD Taman Husada Kota Bontang terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi pasien gagal ginjal dengan memanfaatkan teknologi modern dan pengawasan ketat. Fokus utama layanan ini adalah memastikan kenyamanan pasien sekaligus memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah dan lembaga profesional.
Transformasi Layanan dengan Teknologi Digital
Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan mutu pelayanan, RSUD Taman Husada mengintegrasikan teknologi digital dalam pengelolaan layanan hemodialisa. Kepala Ruang Hemodialisa RSUD Taman Husada, Salawati, mengungkapkan bahwa unit ini telah menerapkan sistem berbasis teknologi untuk memantau data pasien secara real-time dan memastikan perawatan yang lebih terarah.
“Teknologi ini memungkinkan kami memantau kondisi pasien secara menyeluruh selama proses hemodialisa, sehingga pelayanan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” jelas Salawati.
Selain itu, RSUD Taman Husada juga telah memulai proses sertifikasi pelayanan untuk mendapatkan pengakuan standar nasional dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri).
Peningkatan Standar Mutu dan Pengawasan Ketat
Upaya sertifikasi yang sedang berlangsung di RSUD Taman Husada mencakup beberapa aspek penting, mulai dari keamanan alat, kompetensi tenaga medis, hingga kualitas pelayanan kepada pasien. Menurut Salawati, pengawasan ketat dan evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan pelayanan yang diberikan memenuhi standar tertinggi.
“Proses ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga mutu layanan dan memberikan rasa aman kepada pasien,” tambahnya.
Layanan hemodialisa di RSUD Taman Husada juga diwajibkan melaporkan data pasien ke Indonesia Renal Registry (IRR) secara rutin. Laporan ini menjadi acuan nasional untuk mengevaluasi efektivitas program pengelolaan pasien gagal ginjal.
Kemudahan Akses dengan Sistem OSS
Sebagai bagian dari langkah modernisasi, RSUD Taman Husada kini menggunakan sistem Online Single Submission (OSS) untuk mengelola izin operasional. Salawati menjelaskan bahwa sistem ini membantu mempercepat proses administrasi dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.
“Dengan OSS, semua izin dan sertifikasi kami terintegrasi, sehingga proses pengurusan lebih sederhana dan transparan,” ujar Salawati.
Inovasi untuk Pasien Mandiri
Salah satu target besar RSUD Taman Husada adalah meningkatkan jumlah pasien yang mampu menjalani perawatan hemodialisa mandiri di rumah. Menurut Salawati, ini sejalan dengan arahan Kemenkes untuk memberikan solusi yang lebih fleksibel bagi pasien.
“Fasilitas hemodialisa mandiri memberikan keleluasaan bagi pasien untuk tetap menjalani perawatan tanpa harus sering datang ke rumah sakit, tentu dengan pengawasan dan pelatihan khusus dari kami,” jelasnya.
Dengan fokus pada inovasi, standar pelayanan yang tinggi, dan pengawasan yang terus diperbarui, RSUD Taman Husada berharap dapat menjadi pusat layanan hemodialisa yang unggul di Kalimantan Timur, sekaligus memberikan harapan baru bagi pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: