RSUD Taman Husada Dukung Pelestarian Budaya di Bontang
Manajemen RSUD Bontang saat mengikuti Bontang City Carnival 2024/Dok
BONTANG - Manajemen RSUD Bontang ikut berpartisipasi dalam Bontang City Carnival 2024. Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr. Suhardi, menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penerapan teknologi digital dalam sektor kesehatan untuk mendukung kemajuan Kota Bontang.
Namun, dalam kesempatan ini, RSUD Taman Husada juga menunjukkan peran aktif dalam mendukung pelestarian budaya melalui partisipasinya dalam Bontang City Carnival (BCC) 2024.
Pernyataan ini disampaikan Suhardi pada Senin, 21 Oktober 2024, setelah berpartisipasi dalam pawai BCC, yang merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Bontang pada Sabtu (19/10/2024).
Menurut Suhardi, transformasi digital di bidang kesehatan adalah langkah penting untuk meningkatkan efisiensi layanan. “Teknologi digital memiliki peran besar dalam mempercepat dan mempermudah akses pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan ini demi pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain digitalisasi, Suhardi juga menyoroti pengembangan SDM sebagai faktor kunci. “Kualitas SDM yang unggul sangat diperlukan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kami berharap tenaga kesehatan di Bontang terus meningkatkan kompetensi mereka agar mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tambah Suhardi, yang juga merupakan dokter spesialis jantung satu-satunya di Bontang.
RSUD Taman Husada Mendukung Pelestarian Budaya Melalui BCC 2024
Dalam partisipasinya di BCC 2024, RSUD Taman Husada menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian budaya Indonesia. Staf rumah sakit mengenakan pakaian adat Bali dan menampilkan tari tradisional dari daerah tersebut, simbol keberagaman budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan. Keikutsertaan ini mencerminkan kesadaran RSUD akan pentingnya keberagaman budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
“Melalui keikutsertaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa sektor kesehatan juga memiliki peran dalam mendukung keberlanjutan budaya. Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap kekayaan budaya Indonesia,” kata Suhardi.
BCC 2024, yang menjadi ajang tahunan Pemerintah Kota Bontang, tidak hanya menampilkan potensi budaya lokal tetapi juga memperkuat sinergi antarinstansi untuk mendukung pembangunan kota. Partisipasi RSUD Taman Husada dalam acara ini menjadi bukti bahwa lembaga kesehatan dapat turut andil dalam menjaga dan mempromosikan budaya daerah.
Sinergi untuk Bontang Hebat dan Beradab
Suhardi berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara sektor kesehatan dan pemerintah kota. “Sinergi ini sangat penting untuk mewujudkan visi bersama menuju Bontang yang hebat dan beradab, sebagaimana tema HUT ke-25 kota ini, ‘Mendayung Bersama untuk Bontang Hebat dan Beradab,’” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kota Bontang yang memberi ruang bagi RSUD Taman Husada untuk berkontribusi dalam acara besar tersebut. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan Bontang, khususnya di bidang kesehatan, agar kota ini semakin maju dan berdaya saing,” tambahnya.
Melalui partisipasinya di BCC, RSUD Taman Husada tidak hanya menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik tetapi juga mendukung pembangunan sosial budaya. Harapannya, upaya ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Bontang sekaligus membantu kota mencapai visi pembangunan yang lebih baik di masa depan.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: