•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

RSUD Bontang Gencar Edukasi Masyarakat Tentang Deteksi Dini Gejala Kanker Tiroid

Advertorial - Redaksi
16 Oktober 2024
 
RSUD Bontang Gencar Edukasi Masyarakat Tentang Deteksi Dini Gejala Kanker Tiroid Cuplikan gambar di Podcast RSUD Bontang di akun YouTube RSUD Bontang. (Doc. Int)

KLIKKALTIM.COM – RSUD Taman Husada Bontang terus mengedukasi masyarakat tentang gejala awal kanker tiroid, lantaran kesadaran masyarakat tentang kasus tersebut masih tergolong rendah.

Bahkan, banyak penderita yang datang ke rumah sakit dalam kondisi lanjut, karena gejala kanker tiroid sering kali diabaikan pada tahap awal. Sehingga memperburuk kesempatan pengobatan.

Dokter Spesialis Bedah Onkologi RSUD Taman Husada Bontang dr. Johan Gomar Gama SpB.,Subsp.Onk (K) menjelaskan, kanker tiroid sering terdeteksi terlambat karena gejalanya yang tidak terlalu mencolok, seperti munculnya benjolan di leher.

"Benjolan yang bisa bergerak saat menelan sering dianggap sepele, padahal itu bisa menjadi tanda awal dari kanker tiroid. Gejala ini sering kali terabaikan. Sangat penting untuk segera memeriksakan diri," ungkap dr. Johan -sapaan akrabnya- saat dikonfirmasi, Rabu (16/10/2024).

RSUD Bontang memfokuskan edukasi tentang pentingnya deteksi dini sebagai langkah utama dalam mencegah kanker tiroid berkembang.

lebih lanjut. dr. Johan mencatat, sekitar 70 persen pasien kanker di Indonesia baru berobat ketika kanker sudah berada pada stadium lanjut, yang membuat pengobatan semakin sulit dan peluang kesembuhannya semakin kecil.

Meskipun penyebab pasti kanker tiroid belum diketahui secara pasti. Menurutnya, faktor risiko seperti pola hidup yang tidak sehat dan riwayat keluarga dengan penyakit serupa dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengidap kanker tiroid.

"Meskipun seseorang menjalani pola hidup sehat, faktor genetik juga sangat memengaruhi. Jika ada riwayat keluarga yang mengidap kanker tiroid, maka risikonya menjadi lebih tinggi," tambahnya.

Tak hanya itu, RSUD Bontang juga berusaha mengurangi ketakutan masyarakat terhadap prosedur medis yang berhubungan dengan kanker, seperti operasi dan kemoterapi. Banyak orang yang merasa takut mendengar kata kanker, terutama jika harus menjalani tindakan medis seperti operasi. 

Padahal, ia mengatakan, pengobatan medis merupakan jalan terbaik untuk mengendalikan dan mengobati kanker.

Namun, ketakutan terhadap pengobatan modern masih menjadi hambatan besar dalam penanganan kanker. 

Harapannya, stigma negatif ini dapat diubah dengan pendekatan yang lebih preventif, seperti rutin memeriksakan diri dan mengenali gejala sejak dini. Kemudian, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah berbagai jenis kanker, termasuk kanker tiroid.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kampanye deteksi dini dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Ini diharapkan dapat menurunkan jumlah penderita kanker yang terlambat mendapatkan penanganan medis,” tandasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR