Perbedaan Gonroe&Sifilis, Ini Kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Bontang
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Taman Husada Bontang dr Andi Anwar Arsyad, Sp.KK saat ditemui di ruang pelayanan. (Dok/Klikkaltim).
KLIKKALTIM.COM – Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Taman Husada Bontang dr Andi Anwar Arsyad, Sp.KK menjelaskan perbedaan penyakit gonore (kencing nanah) dengan sifilis.
Menurutnya, gonore disebabkan oleh bakteri neisseria gonorrhoeae. Adapun berupa kencing berwarna kuning, putih atau kehijauan dari penis. Kemudian, dibarengi rasa nyeri ketika buang air kecil. Sementara itu sifilis disebabkan oleh bakteri treponema pallidum.
“Gonore sering diartikan sebagai penyakit sifilis. Padahal berbeda. Meskipun sama-sama masuk dalam kategori penyakit infeksi menular seksual,” kata Dokter Anwar sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Kamis (19/9/2024).
Ia mengatakan, perlu dilakukan edukasi bagi masyarakat agar mengetahui perbedaan dari kedua penyakit tersebut. Bahkan, disarankan untuk datang konsultasi dan mendapat pengobatan di pelayanan Klinik Kulit dan Kelamin RSUD Bontang.
“Paling terpenting itu perilaku seksualnya harus sehat. Tidak berganti-ganti pasangan. Jangan melakukan hubungan intim sebelum menikah dan jaga kebersihan organ intim,” terangnya.
sifilis yang juga dikenal dengan sebutan penyakit raja singa, gejalanya bertingkat untuk fase awalnya ditandai dengan luka pada penis, yang tidak menimbulkan sakit.
Fase kedua jika itu tidak disadari lama-kelamaan akan memberikan dampak seperti ruam atau bintik-bintik merah pada beberapa bagian tubuh seperti ditelapak tangan dan kaki, gejala flu sampai demam.
Namun kalau gejala kedua diacuhkan akan masuk fase ketiga, dikenal dengan sifilis laten, yang tidak menimbulkan gejala apapun.
“Apabila tidak diobati akan masuk fase empat yang disebut sifilis tersier atau parah, bisa menyerang jantung dan saraf. Hingga menyebabkan kematian,” tandasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: