Komitmen Jaga Lingkungan, PT EUP Tanam 62.500 Mangrove
Penanaman Mangrove di Kampung Malahing oleh PT EUP/ M Rifki- Klik Kaltim.
BONTANG- PT Energi Unggul Persada (EUP) menanam pohon mangrove pada Selasa (24/9/2024) siang. Total ada 62.500 pohon mangrove yang ditanam sebagai bentuk komitmen tetap menjaga lingkungan.
Mangrove itu ditanam di 2 lokasi. Pertama di dekat Kampung Malahing dan kedua berada di Pulau Tapok Batang. Lokasi itu dipilih karena dinilai perlu ada pengembangan mangrove.
Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Dinas Provinsi Kaltim Anwar Sanusi, Kepala DLH Bontang Heru Triatmojo, Asisten Manager External Relations PT EUP Jayadi dan Bisnis Unite Hade PT EUP Ari Setyo Nugroho.
Dalam sambutannya, Asisten Manager External PT EUP Jayadi mengatakan, program ini merupakan agenda Coorporate Social Responsibility (CSR) di bidang lingkungan.
Karena diketahui penanaman mangrove merupakan kewajiban PT EUP sebagai wujud pengganti pohon yang dibabat karena explorasi.
"Kita tanam 62.500 bibit. Ini wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan," ucap Jayadi kepada Klik Kaltim.
Lebih lanjut, selain penanaman mangrove PT EUP juga memberikan bantuan sosial berupa peralatan sekolah terhadap siswa di Kampung Melahing.
Mereka mendapatkan tas sekolah, buku dan ATK. Itu diberikan langsung ke anak-anak SD YPPI yang berada di Kampung Malahing.
"Ada juga kami berikan bantuan peralatan sekolah. Semoga bisa bermanfaat," sambungnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kaltim Anwar Sanusi mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove oleh PT EUP.
Kepedulian perusahaan sangat diperlukan untuk peningkatan lingkungan. Agenda ini juga diketahui bisa menunjangProgram Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Daerah.
"Apa yang dilakukan PT EUP ini wajib diikuti seluruh perusahaan. Agar komitmennya dalam menjaga lingkungan," ucap Anwar Sanusi.
Lebih lanjut, tanaman mangrove diperlukan untuk mencegah terjadinya abrasi. Kemudian bisa membendung ombak besar. Tugas perusahaan juga dipastikan bisa merawat hingga tanaman itu tumbuh dengan baik.
"Yang paling berat adalah menjaga. Itu pekerjaan berat untuk perusahaan," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: