•   21 January 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

PT EUP Peduli Nelayan, Salurkan Alat Tangkap Ikan ke Tiga Kelompok

Bontang - M Rifki
17 Januari 2026
 
PT EUP Peduli Nelayan, Salurkan Alat Tangkap Ikan ke Tiga Kelompok PT Energi Unggul Persada (PT EUP) menyalurkan bantuan alat tangkap ikan kepada KUB Ikan Putih.

BONTANG – PT Energi Unggul Persada (PT EUP) menyalurkan bantuan alat tangkap ikan kepada tiga kelompok nelayan di wilayah pesisir Kota Bontang pada Januari 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) di bidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Melalui program CSR tersebut, PT EUP menyalurkan bantuan kepada nelayan di Santan Ilir dan Loktunggul. Penyaluran perdana dilakukan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Ikan Putih, Santan Ilir, pada Selasa (7/1/2026). Sebanyak 17 nelayan menerima bantuan perlengkapan melaut yang dirancang untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan sekaligus meningkatkan produktivitas.

Humas PT EUP Bontang, Jayadi Thaha, mengatakan program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung nelayan secara berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat.

“PT EUP hadir bersama nelayan, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan alat tangkap yang benar-benar dibutuhkan di lapangan,” ujar Jayadi, Sabtu (17/1/2026).

Adapun bantuan yang disalurkan kepada KUB Ikan Putih meliputi jaring ukuran 100 x 100 sebanyak 51 lembar, jaring 70 x 80 sebanyak 52 lembar, tali ukuran 0,3 sebanyak 51 gulung, tali pengikat 51 gulung, pelampung 3.570 buah, serta timah seberat 102 kilogram.

Para nelayan menyambut positif bantuan tersebut. Mereka menilai peralatan yang diterima sangat membantu, mengingat sebagian alat tangkap yang sebelumnya digunakan sudah tidak layak pakai dan berdampak pada menurunnya hasil tangkapan.

Program ini tidak berhenti di Santan Ilir. PT EUP menjadwalkan penyaluran bantuan lanjutan pada 21 Januari 2026 kepada dua kelompok nelayan lainnya di RT 15 Loktunggul, yakni Kelompok Nelayan Blue Marlin dan Kelompok Nelayan Lubu-Lubu, dengan total penerima manfaat sebanyak 25 nelayan.

Untuk Kelompok Nelayan Blue Marlin yang beranggotakan 13 nelayan, bantuan yang akan disalurkan berupa jaring 100 x 100 sebanyak 39 lembar, jaring 70 x 80 sebanyak 39 lembar, tali ukuran 0,3 sebanyak 39 gulung, tali pengikat 39 gulung, pelampung 2.730 buah, serta timah seberat 78 kilogram.

Sementara itu, Kelompok Nelayan Lubu-Lubu yang terdiri dari 12 nelayan akan menerima jaring 100 x 100 sebanyak 36 lembar, jaring 70 x 80 sebanyak 36 lembar, tali ukuran 0,3 sebanyak 36 gulung, tali pengikat 36 gulung, pelampung 2.520 buah, serta timah seberat 72 kilogram.

Jayadi menegaskan, bantuan alat tangkap ikan ini merupakan bagian dari komitmen PT EUP dalam memberdayakan nelayan agar dapat bekerja lebih aman, efektif, dan produktif.

“Harapannya, produktivitas perikanan meningkat dan ketahanan ekonomi keluarga nelayan pesisir Kota Bontang semakin kuat. PT EUP ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” tegasnya.

Program pembagian alat tangkap ikan ini merupakan bagian dari pilar penguatan nilai ekonomi masyarakat dalam skema CSR PT EUP. Selain itu, program CSR PT EUP juga mencakup pilar pemeliharaan hubungan sosial, perlindungan dan kepedulian terhadap lingkungan, pembangunan kualitas sumber daya manusia, serta solidaritas untuk kemanusiaan.






TINGGALKAN KOMENTAR