•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Kenali Ciri-Ciri Awal Kanker Tiroid yang Sering Diabaikan, Simak Saran dari dr. Johan

Advertorial - Redaksi
15 Oktober 2024
 
Kenali Ciri-Ciri Awal Kanker Tiroid yang Sering Diabaikan, Simak Saran dari dr. Johan Dokter Spesialis Bedah Onkologi RSUD Taman Husada, dr. Johan Gomar Gama

BONTANG -- Ciri-ciri awal kanker tiroid sering kali dianggap remeh oleh masyarakat, meskipun gejala tersebut dapat menjadi penanda awal penyakit serius. Rendahnya kesadaran ini membuat banyak kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut, sehingga menyulitkan proses pengobatan.

Dokter Spesialis Bedah Onkologi RSUD Taman Husada, dr. Johan Gomar Gama, menyebutkan bahwa salah satu gejala paling umum kanker tiroid adalah adanya benjolan di leher yang dapat bergerak saat menelan. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari atau menganggap gejala ini tidak berbahaya.

“Benjolan seperti itu sering dianggap sepele, padahal ini bisa menjadi sinyal awal kanker tiroid. Jika terdeteksi lebih awal, peluang kesembuhan akan jauh lebih besar,” ujar dr. Johan, Selasa (15/10/2024).

Ia menambahkan bahwa gejala lain yang perlu diwaspadai meliputi suara serak yang tidak kunjung hilang, kesulitan menelan, hingga rasa nyeri di bagian leher. Deteksi dini adalah kunci utama untuk menangani kanker tiroid dengan lebih efektif.

Menurut dr. Johan, banyak pasien baru datang ke rumah sakit setelah kanker mereka mencapai stadium lanjut. Hal ini tidak hanya mengurangi kemungkinan kesembuhan, tetapi juga membuat pengobatan menjadi lebih rumit dan mahal.

Faktor Risiko dan Langkah Pencegahan
Meski penyebab pasti kanker tiroid belum sepenuhnya diketahui, dr. Johan menjelaskan bahwa ada beberapa faktor risiko, seperti riwayat keluarga dengan kanker, paparan radiasi, dan gaya hidup yang kurang sehat.

“Mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker tiroid harus lebih waspada. Pemeriksaan rutin sangat penting, terutama jika mulai muncul gejala mencurigakan,” jelasnya.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat, termasuk menjaga pola makan, menghindari paparan bahan kimia berbahaya, serta rutin berolahraga. Kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan sebaiknya dihindari untuk mengurangi risiko kanker secara umum.

Saran dan Imbauan
Dr. Johan mengimbau masyarakat agar tidak takut menghadapi prosedur medis seperti biopsi atau operasi jika diperlukan. Ia memahami bahwa stigma terhadap kanker dan pengobatan modern masih menjadi penghalang utama bagi sebagian pasien.

“Banyak yang takut dengan kata ‘kanker’ atau ‘operasi’, tetapi pengobatan medis adalah jalan terbaik untuk mengatasi penyakit ini. Jangan tunda pengobatan karena rasa takut,” tegasnya.

RSUD Taman Husada juga aktif dalam memberikan edukasi dan kampanye kesehatan terkait kanker tiroid, termasuk pentingnya mengenali gejala awal. Dr. Johan berharap masyarakat lebih peka terhadap kondisi tubuh mereka sendiri dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika menemukan tanda-tanda mencurigakan.

“Deteksi dini adalah langkah pertama yang sangat menentukan keberhasilan pengobatan. Jangan abaikan gejala apa pun yang tidak biasa, terutama di area leher. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang kesembuhan,” tutupnya.






TINGGALKAN KOMENTAR