Jalani Puasa Aman Bagi Penderita Diabetes, Ini Anjuran Promkes RSUD Bontang
Tim Promkes RSUD Bontang menyasar pengunjung dan pasien, di lobi rumah sakit, Rabu (6/3). (Dok. KlikKaltim)
KLIKKALTIM.COM - Promo Kesehatan (Promkes) RSUD Taman Husada Bontang mensosialisasikan pedoman bagi penderita diabetes melitus (DM) tipe 2, saat menjalankan ibadah ramadan.
Adapun materi yang diberikan yakni, penyesuaian nutrisi dan aktivitas fisik, pengaturan dosis obat pada bulan ramadan, pemantauan glukosa darah, serta waktu yang tepat bagi pasien untuk
membatalkan puasanya.
Tim Humas RSUD Taman Husada Bontang dr. Siti Aisyatur Ridha mengatakan, pedoman ini diberikan agar para penderita DM tak perlu khawatir saat berpuasa di bulan suci ramadan. Namun, harus mengikuti pedoman yang telah diberikan oleh dokter spesialis penyakit dalam.
Menurutnya, ada 3 risiko yang harus diwaspadai oleh pasien diabetes saat ramadan. Pertama hipoglikemia, pasien harus waspada ketika gula darah turun secara tiba-tiba. Kedua, hiperglikemia. Pasien harus mewaspadai ketika menyantap hidangan yang terlalu manis saat berbuka puasa. Semisal, pasien yang tergiur menu berbuka seperti kolak pisang.
Terakhir, dehidrasi. "Pasien tetap bisa berpuasa tapi perlu pengawasan," kata dr Ridha sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, (26/3/2023).
Ia mengatakan, bagi pasien penderita diabetes yang ingin mendapatkan pedoman itu dapat mengambil brosur di klinik rawat jalan.
Bahkan, informasi tentang edukasi ini dapat diakses pada akun resmi media sosial Instagram yakni, @rsudbontang.
"Edukasi hari ini memang menyasar pengunjung yang sedang mendaftar dan mengambil obat di lobi rumah sakit," tandasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: