Inovasi Pelayanan RSUD Taman Husada: Sinergi Lokal untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Baik
Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) manajemen RSUD Bontang yang digelar bersamaan dengan kunjungan ke RSUD Raden Tumenggung (R.T.) Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
BONTANG - Dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Bontang, RSUD Taman Husada memprioritaskan kolaborasi lintas sektor sebagai langkah strategis.
Pendekatan ini terlihat dalam sejumlah kegiatan yang mengedepankan sinergi antara rumah sakit, akademisi, komunitas, hingga media massa.
Salah satu inisiatif terbarunya adalah penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar bersamaan dengan kunjungan ke RSUD Raden Tumenggung (R.T.) Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur. Fokus utama dari kegiatan ini adalah menggali perspektif dari berbagai pihak untuk menyusun langkah konkret dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan.
Direktur RSUD Taman Husada, dr. Suhardi, menekankan bahwa keterbukaan terhadap masukan publik merupakan pondasi penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang relevan dan berkualitas. “Kami ingin melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam proses ini. FKP adalah wadah yang ideal untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan strategi manajemen rumah sakit,” ujarnya.
Forum ini dihadiri oleh akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan media massa, yang secara aktif memberikan masukan dan gagasan. Salah satu hasil penting dari forum tersebut adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara berbagai pihak, menandai komitmen bersama dalam mendukung peningkatan pelayanan RSUD Taman Husada.
Sebagai bagian dari upaya pembelajaran berkelanjutan, RSUD Taman Husada juga melakukan kunjungan kerja ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan rumah sakit, baik dari sisi teknis medis maupun manajemen pelayanan.
“Pertukaran pengalaman seperti ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya belajar tentang teknologi dan prosedur baru, tetapi juga bagaimana membangun budaya kerja yang solid antara tenaga medis dan nonmedis,” jelas dr. Suhardi.
Sambutan hangat diberikan oleh Wakil Direktur Umum dan Pendidikan RSUD R.T. Notopuro, dr. Syamsu Rahmadi, yang menekankan pentingnya sinergi internal dalam menjaga standar pelayanan. “Kinerja optimal hanya bisa dicapai melalui kerja sama yang erat di semua lini,” ujarnya.
Dengan kolaborasi yang terjalin, RSUD Taman Husada berharap dapat menghadirkan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat Bontang. Kegiatan seperti FKP dan kunjungan kerja tidak hanya memperkuat jejaring, tetapi juga menjadi momentum untuk terus belajar dan beradaptasi demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang dinamis.
“Melalui sinergi dan pembelajaran, kami optimis bahwa RSUD Taman Husada dapat menjadi model pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan berbasis kebutuhan masyarakat,” pungkas dr. Suhardi.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: