•   07 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Fraksi PDI Perjuangan Usul Agenda Kepemudaan Masuk Perencanaan Pembangunan Daerah

Advertorial - Asriani
06 Juni 2026
 
Fraksi PDI Perjuangan Usul Agenda Kepemudaan Masuk Perencanaan Pembangunan Daerah Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bontang, Winardi saat membacakan pandangan fraksinya.

BONTANG - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bontang mengusulkan agar program kepemudaan dimasukkan sebagai salah sari prioritas dalan Musyawarah  Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam Raperda Kepemudaan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Winardi saat membacakan pandangan fraksinya dalam rapat kerja dalam rangka Tanggapan dan/atau Jawaban Fraksi-Fraksi DPRD Kota Bontang terhadap Pendapat Wali Kota Bontang atas 2 Raperda inisiatif DPRD Bontang, di Pendopo Rujab Walikota Bontang, Jumat (29/5/2026).

Ia menyampaikan, kegiatan yang berfokus pada pengembangan kapasitas dan partisipasi pemuda harus mendapat ruang dalam proses perencanaan pembangunan tahunan.

“Kegiatan kepemudaan yang berorientasi pada pengembangan kapasitas, kreativitas, dan partisipasi aktif pemuda perlu dimasukkan sebagai prioritas dalam Musrenbang,” ujarnya.

Menurut dia, kebijakan strategis pengembangan kepemimpinan pemuda juga perlu diarahkan secara lebih substantif. Pemerintah daerah, kata dia, perlu membuka ruang kaderisasi berbasis kompetensi, kewirausahaan, inovasi digital, dan kepeloporan sosial.

“Pemerintah daerah harus membuka ruang kaderisasi berbasis kompetensi, kewirausahaan, inovasi digital, kepeloporan sosial, hingga peningkatan partisipasi pemuda dalam pemerintahan daerah,” ujarnya.

Selain penguatan program, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur bagi aktivitas generasi muda. 

Menurutnya, keberadaan ruang kreatif, pusat aktivitas pemuda, fasilitas olahraga, hingga wadah pengembangan ekonomi kreatif perlu menjadi perhatian dalam kebijakan daerah.

“Penyediaan sarana dan prasarana pemuda juga perlu menjadi perhatian serius, mulai dari ruang kreatif, pusat aktivitas pemuda, fasilitas olahraga hingga wadah pengembangan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan organisasi kepemudaan perlu dibarengi penguatan akuntabilitas, transparansi, dan integritas. “Komitmen itu harus diwujudkan melalui program nyata, terarah, dan berkelanjutan,” tutupnya.






TINGGALKAN KOMENTAR