•   22 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Alfin Imbau Pelajar di Buffer Zone Dibekali Materi Ajar Tanggap Bencana

Advertorial - Asriani
21 Juli 2026
 
Alfin Imbau Pelajar di Buffer Zone Dibekali Materi Ajar Tanggap Bencana Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry

BONTANG - Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry mendorong pelajar yang bersekolah di kawasan penyangga alias buffer zone dilibatkan dalam simulasi penanggulangan bencana industri. 

ARF jelaskan, keberadaan kawasan industri tidak bisa hanya dipandang dari sisi pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, aspek keselamatan masyarakat juga harus menjadi perhatian melalui regulasi yang mampu mengatur langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana industri.

"Bukan hanya soal ekonominya saja tetapi ada safety yang harus kita jaga untuk semua masyarakat kita," ujarnya.

Alfin jelaskan, pelajar salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian, karena bencana industri dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi. Kondisi tersebut bisa saja berlangsung saat jam belajar masih berlangsung dan siswa berada di dalam ruang kelas.

Karena itu, ia mengusulkan agar sekolah-sekolah yang berada di kawasan penyangga dilibatkan dalam program simulasi tanggap darurat (emergency drill). Dengan begitu, siswa, guru, hingga tenaga kependidikan memahami prosedur penyelamatan diri ketika menghadapi situasi darurat.

"Anak-anak sekolah pun harus kita libatkan juga, bagaimana supaya mereka bisa menyelamatkan diri ketika berada di lingkungan sekolah," katanya.

Menurut dia, edukasi dan latihan yang dilakukan secara berkala akan membangun budaya kesiapsiagaan sejak usia dini. Langkah itu dinilai penting agar masyarakat, termasuk pelajar, tidak panik dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi keadaan darurat.

Melalui Raperda Bencana Industri, pihaknya berharap, sistem perlindungan tidak hanya berfokus pada lingkungan perusahaan, tetapi juga menjangkau masyarakat di kawasan penyangga. 

"Yang menjadi alasan kenapa Raperda bencana industri ini ingin dibentuk," pungkasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR