Dokter Spesialis Anak RSUD Bontang Bagikan Informasi Layanan Pengobatan DBD
Dokter Spesialis Anak RSUD Taman Husada Bontang dr Arlita Eka Putri Vivin Puspitasari, Sp.A, saat ditemui di ruang kerja. (Dok/Klikkaltim).
KLIKKALTIM.COM - Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi akibat virus yang menular melalui gigitan nyamuk. Risiko terburuk dari penyakit ini bisa mengancam nyawa, apabila tak tertangani dengan tepat.
Hal ini menjadikan RSUD Taman Husada Bontang terus melaksanakan optimalisasi pelayanan bagi penderita DBD.
Dokter Spesialis Anak RSUD Taman Husada Bontang dr Arlita Eka Putri Vivin Puspitasari, Sp.A mengatakan, kini rumah sakit pelat merah ini dapat melakukan tindakan cuci darah bagi pasien usia remaja yang mengalami komplikasi gagal ginjal akibat DBD.
"Tindakan diberikan juga bagi pasien dengan infeksi penyakit lain," kata Dokter Arlita sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Senin (3/4/2024).
Ia mengatakan, angka kejadian DBD pada usia anak lebih tinggi daripada usia dewasa. Sebagian kasus anak didominasi usia 5-14 tahun.
Terlebih, kelompok usia anak juga memiliki tingkat kematian tertinggi dibanding kelompok usia balita dan dewasa.
Sehingga, dalam penanganan kasus ini telah disiapkan untuk perawatan ruang khusus anak atau bangsal anak, di Ruang Cempaka.
Tak hanya itu, perawatan juga didukung dengan ketersedian bed, di Ruang Seruni dan Wijaya Kusuma.
Menurutnya, pemantauan dan penanganan pasien DBD dengan warning sign atau DBD dengan risiko berat, perlu dilakukan rawat inap
"Ketersediaan bed di Ruang Seruni dan Wijaya Kusuma khusus perawatan kelas Very Important Person (VIP) dan Very Very Important Person (VVIP)," terangnya.
Namun, Ia menjelaskan, bagi pasien usia anak-anak dengan infeksi DBD berat bakal dilakukan perawatan di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).
Bahkan, pasien ditangani oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) yang sudah dilatih untuk perawatan intensive atau sudah kantongi sertifikat sesuai bidang keahlian, di Ruang PICU RSUD Bontang.
"Dalam ruang juga dilengkapi dengan Alat Kesehatan (Alkes) yang memadai," ucapnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: