•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Dokter Sarankan Hindari Beli Online, Pilihan di Optik Lebih Disarankan untuk Kesehatan Mata

Advertorial - Redaksi
16 Oktober 2024
 
Dokter Sarankan Hindari Beli Online, Pilihan di Optik Lebih Disarankan untuk Kesehatan Mata Ilustrasi pengecekan refkasi mata di RSUD Bontang/Dok

BONTANG - Perbedaan refraksi antara mata kiri dan kanan sering kali menjadi kendala bagi pasien saat memilih kacamata. Banyak masyarakat yang tergiur dengan harga murah dari kacamata online, padahal tanpa konsultasi langsung, risiko ketidakcocokan koreksi cukup tinggi.

Menurut dr. Retnaningrum, spesialis mata di RSUD Taman Husada Bontang, koreksi mata yang tidak sesuai dengan kebutuhan masing-masing mata dapat menimbulkan ketidaknyamanan, bahkan berdampak pada aktivitas sehari-hari.

“Jika mata kiri memiliki minus 1,87 dan mata kanan minus 2, koreksi harus disesuaikan untuk masing-masing mata. Tidak bisa menggunakan ukuran yang sama untuk kedua mata,” jelasnya, Rabu (16/10/2024).

Ia menekankan, koreksi yang tidak presisi dapat menyebabkan efek samping seperti pusing atau pandangan kabur, terutama jika perbedaan refraksi antara kedua mata melebihi 3,5 dioptri.

“Kacamata yang tidak sesuai hanya akan membuat penglihatan tidak nyaman, bahkan bisa mengganggu keseharian pasien,” tambahnya.

Dr. Retnaningrum juga menjelaskan bahwa pembelian kacamata di optik jauh lebih aman dibandingkan di platform online. Di optik, pasien dapat menjalani pemeriksaan langsung dan mendapatkan rekomendasi lensa yang sesuai dengan aktivitas mereka, seperti lensa anti-refleksi untuk pengguna komputer.

“Kalau membeli kacamata online, kita tidak mendapat konsultasi tentang jenis lensa yang cocok. Sering kali pasien memilih lensa yang tidak sesuai dengan kebutuhan mata, sehingga hasil koreksi tidak maksimal,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa kualitas lensa di optik biasanya lebih terjamin karena memenuhi standar medis, sementara lensa yang dijual online cenderung memiliki keterbatasan dalam variasi dan presisi.

“Konsultasi langsung di optik memungkinkan pasien memilih lensa yang sesuai dengan kondisi mereka. Ini sangat penting, terutama untuk pasien dengan gangguan refraksi yang kompleks,” tuturnya.

Meski harga kacamata online mungkin lebih terjangkau, dr. Retnaningrum mengingatkan bahwa kesehatan mata seharusnya menjadi prioritas. Salah memilih kacamata dapat berakibat buruk dalam jangka panjang.

“Masyarakat harus bijak dalam memilih kacamata. Berkonsultasi di optik atau dengan dokter mata adalah langkah terbaik untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan mata,” pungkasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR