•   05 June 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Dewan Optimistis Raperda Penyertaan Modal ke BME Bisa Tambah Cuan untuk Daerah

Advertorial - Asriani
05 Juni 2026
 
Dewan Optimistis Raperda Penyertaan Modal ke BME Bisa Tambah Cuan untuk Daerah Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi. 

BONTANG - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal daerah kepada PT Bontang Migas Energi (BME), dinilai berpotensi membuka sumber pendapatan baru bagi Pemerintah Kota Bontang. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi. 

Winardi menyampaikan, bahwa penyertaan modal yang diusulkan bukan berupa penambahan anggaran tunai, melainkan aset jaringan pipa gas milik pemerintah yang selama ini telah dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bontang.

“Bukan penyertaan modal dalam bentuk uang, tapi aset yang akan disertakan berupa pipa gas yang memang sudah tertanam dan merupakan milik Pemerintah Kota Bontang karena dibangun menggunakan APBD,” ungkapnya, Jumat (29/5/2026).

Dia jelaskan, selama ini PT BME Perseroda hanya berperan sebagai operator jaringan gas. Melalui raperda inisiatif pemkot ini, aset pipa gas yang sudah ada diusulkan menjadi penyertaan modal daerah kepada BUMD agar pengelolaannya memiliki dasar hukum yang lebih jelas.

Menurutnya, jika regulasi tersebut disetujui, pengelolaan aset dapat dilakukan lebih optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi daerah. Pendapatan yang diperoleh dari pengelolaan jaringan gas, berpeluang menambah kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Artinya, dari penagihan dan pengelolaan yang dilakukan, ada potensi pendapatan yang bisa masuk ke daerah," jelasnya. 

Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa pembahasan raperda akan dilakukan secara hati-hati. Kajian hukum dan aspek pengelolaan aset akan menjadi pertimbangan utama sebelum regulasi tersebut diputuskan. 

Pun aset yang diusulkan hanya mencakup sejumlah titik pipa gas di jalur utama distribusi, bukan seluruh jaringan gas yang ada di Kota Bontang.

"Hanya beberapa titik saja di jalur utama," jelas Politisi PDI Perjuangan.






TINGGALKAN KOMENTAR