•   03 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

BPJS Kesehatan Evaluasi RSUD Taman Husada Bontang untuk Perpanjangan Kerjasama

Advertorial - Redaksi
24 Oktober 2024
 
BPJS Kesehatan Evaluasi RSUD Taman Husada Bontang untuk Perpanjangan Kerjasama RSUD Taman Husada Bontang menerima kunjungan tim BPJS Kesehatan pada Kamis (24/10/2024) dalam rangka evaluasi tahunan atau rekredensialing terkait pengajuan perpanjangan kerjasama/Dok

BONTANG - RSUD Taman Husada Bontang menerima kunjungan tim BPJS Kesehatan pada Kamis (24/10/2024) dalam rangka evaluasi tahunan atau rekredensialing terkait pengajuan perpanjangan kerjasama. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan rumah sakit memenuhi persyaratan untuk terus melayani peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Menurut dr. Tri Ratna Paramita, Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, rekredensialing adalah tahap penilaian yang dilakukan oleh BPJS untuk menentukan kelanjutan kerjasama dengan rumah sakit.

“Selama proses ini, RSUD diminta memenuhi sejumlah kriteria tertentu. Saat ini, kami sudah mencapai 77 persen dari target yang ditetapkan, dan kami optimis dapat segera melengkapi kekurangan yang ada,” ujar dr. Mita.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus adalah sistem antrean online. Sistem ini dianggap perlu ditingkatkan untuk mengurangi waktu tunggu pasien, terutama di layanan rawat jalan.

“Kami diberikan waktu hingga 30 November 2024 untuk melakukan pembenahan, termasuk penyempurnaan sistem antrean online. Harapan kami, waktu tunggu pasien dapat berkurang secara signifikan,” tambahnya.

Data menunjukkan bahwa waktu tunggu rata-rata pasien rawat jalan di RSUD Taman Husada saat ini mencapai 60,71 menit, sedikit di atas target nasional yang ditetapkan di bawah 60 menit. Faktor seperti lonjakan jumlah pasien dan durasi tindakan medis tertentu, terutama di poliklinik gigi, turut memengaruhi lamanya waktu tunggu.

Meski demikian, RSUD Taman Husada tetap berkomitmen untuk memenuhi target yang ditetapkan. “Kami percaya bahwa pada akhir November, semua kekurangan bisa kami atasi. Kerjasama dengan BPJS sangat penting agar kami tetap bisa melayani peserta JKN dengan optimal,” kata dr. Mita.

Selain antrean online, RSUD juga berfokus pada peningkatan efisiensi pelayanan di berbagai poliklinik. Beberapa tindakan medis, seperti di klinik gigi, memerlukan durasi lebih lama, sehingga diperlukan penyesuaian untuk mengurangi dampak pada waktu tunggu keseluruhan.

Upaya lain yang dilakukan termasuk penambahan sumber daya manusia dan perbaikan alur pelayanan untuk meningkatkan kenyamanan pasien. “Kami terus menyesuaikan antara kapasitas pelayanan dengan jumlah pasien yang datang, agar kepuasan pasien tetap terjaga,” jelasnya.

Kunjungan BPJS Kesehatan ini menjadi momen penting bagi RSUD Taman Husada untuk mengevaluasi aspek-aspek yang memerlukan perbaikan. Dengan waktu yang tersisa, pihak rumah sakit akan berupaya maksimal melakukan pembenahan internal dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

dr. Mita berharap, dengan terwujudnya kerjasama yang berkelanjutan bersama BPJS Kesehatan, RSUD Taman Husada dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bontang, khususnya peserta JKN, demi mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.






TINGGALKAN KOMENTAR