Berkompeten ! Para Nakes Sudah Kantongi Sertifikat di Pelayanan Klinik Laktasi RSUD Bontang
Konselor Menyusui Klinik Laktasi RSUD Taman Husada Bontang dr. Siti Aisyatur Ridha memegang alat peraga di pelayanan kelas ASI. (Dok/Ist/Klikkaltim)
KLIKKALTIM.COM - RSUD Taman Husada Bontang terus mewujudkan optimalisasi pelayanan di klinik laktasi atau menyusui dengan ketersediaan dokter umum bersertifikat konselor menyusui.
Dokter umum mendapat sertifikat konselor menyusui dari Perkumpulan Perinatologi Indonesia (Perinasia).
Bahkan, bidan yang bertugas dalam pelayanan telah mengantongi sertifikat sesuai bidangnya.
"Dokter umum sudah mengikuti pelatihan konseling menyusui 40 jam dari Perinasia," kata Konselor Menyusui Klinik Laktasi RSUD Taman Husada Bontang dr. Siti Aisyatur Ridha saat dikonfirmasi, (19/3/2024).
Ia menjelaskan, tugas konselor secara umum akan memberikan informasi dan edukasi bagi ibu dan keluarga pendamping seputar metode menyusui yang tepat. Dan sesuai prosedur.
Semisal, pelayanan yang diberikan oleh konselor menyusui di Kelas ASI bagi orang tua bayi yang menyusui, setelah melahirkan secara operasi sesar dan normal.
Dalam sesi konseling itu, konselor akan menggali permasalahan dari seorang ibu menyusui. Kemudian, konselor menginformasikan hal-hal yang dapat mendukung ibu dalam meningkatkan produksi ASI berkualitas bagi anak.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan oleh konselor sebagai langkah utama pencegahan kasus stunting, yakni pemberian ASI Eksklusif bagi kehidupan 1000 hari usia bayi.
"Ketersediaan Tenaga Kesehatan (Nakes) bersertifikat untuk menunjang pelayanan. Dan poblem solving atau penyelesaian masalah bagi ibu menyusui," terangnya.
Terlebih, penyelesaian masalah ini membutuhkan dukungan dari keluarga yang mendampingi ibu. Peran keluarga itu penting," terangnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: