•   14 January 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Abdu Safa Wajibkan Seluruh Sekolah di Bontang Ciptakan Lingkungan Ramah Anak

Advertorial - Redaksi
30 Oktober 2025
 
Abdu Safa Wajibkan Seluruh Sekolah di Bontang Ciptakan Lingkungan Ramah Anak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang Abdu Safa Muha.

BONTANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mendorong seluruh sekolah untuk menjadi teladan dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). 

Lingkungan sekolah sebagai bagian terdepan dalam mewujudkan ekosistem yang ramah anak. Untuk itu, seluruh pendidik mulai dari tingkat PAUD hingga sekolah menengah wajib menerapkan program sekolah ramah anak. 

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi anak. 

“Sekolah merupakan rumah kedua bagi anak-anak. Karena itu, setiap unsur di dalamnya mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga fasilitas harus mendukung prinsip ramah anak,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Disdikbud terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bontang dalam memenuhi lima indikator utama penilaian Kota Layak Anak. 

Indikator tersebut meliputi sekolah ramah anak, tempat penitipan anak, pusat informasi sahabat anak (perpustakaan), ruang bermain ramah anak, serta Lembaga Pemantau Kota Ramah Anak (LPKRA).

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak DP3AKB Bontang, Gunawan melalui stafnya, Trully Tisna Milasari, menjelaskan bahwa unsur sekolah ramah anak menjadi salah satu indikator paling krusial dalam penilaian KLA karena berhubungan langsung dengan keseharian anak.

“Sekolah menjadi tempat anak belajar, bersosialisasi, dan membentuk karakter. Jika sekolah sudah ramah anak, maka satu pilar besar dari Kota Layak Anak sudah terpenuhi,” terangnya.

Disdikbud Bontang terus mendorong agar seluruh sekolah di kota ini tidak hanya memenuhi standar fisik, tetapi juga membangun budaya yang menghormati hak anak, menjauhkan kekerasan, dan mengedepankan nilai-nilai partisipatif.

Melalui sinergi antara Disdikbud dan DP3AKB, Bontang diharapkan mampu meningkatkan level penilaian KLA dan benar-benar menjadi kota yang aman serta layak bagi tumbuh kembang generasi muda.






TINGGALKAN KOMENTAR