Heboh ! Warga Temukan Uang Pecahan Rp 100 Ribu & Rp 50 Ribu Berhambur di Saluran Irigasi

Regional - Redaksi Klik Kaltim
20 November 2020
Heboh ! Warga Temukan Uang Pecahan Rp 100 Ribu & Rp 50 Ribu Berhambur di Saluran Irigasi Warga Desa Plumbong, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jateng, menjemur uang kertas yang ditemukan di saluran irigasi, Jumat (20/11/2020). (Foto: iNews/ Suryono Sukarno)

KLIKKALTIM.COM –  Warga Desa Plumbong, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah mendadak geger, Jumat (20/11/2020).

Pasalnya, ditemukan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu dari saluran irigasi. Aksi mereka ini terekam melalui video yang viral di dunia maya.

Dalam video tersebut, puluhan warga Desa Plumbong Kecamatan Limpung beramai-ramai mendatangi area persawahan. Pasalnya, di saluran irigasi banyak ditemukan uang kertas pecahan Rp100.000 dan Rp50.000. Uang tersebut diduga milik salah seorang warga yang terbawa banjir akibat guyuran hujan deras.

Tak hanya orang dewasa dan orang tua, anak-anak pun ikut beramai-ramai blusukan ke sawah dan saluran irigasi. Mereka berebutan mencari uang yang terbawa air banjir dan masuk ke area pertanian di Desa Plumbon, Kecamatan Limpung.

Pecahan uang kertas mulai dari lembaran Rp50.000 dan Rp100.000 berhasil dikumpulkan dengan keadaan basah. Warga kemudian mengumpulkannya dan mengeringkannya di bawah terik matahari.

Kejadian ini berawal dari hujan dengan intensitas tinggi, lalu terjadi luapan air cukup deras. Setelah reda, ternyata beberapa warga menemukan uang di saluran air tersebut.

Puluhan warga yang masih penasaran seharian masih menyisir sepanjang saluran air sampai ke sawah. Bahkan, warga juga memeriksa tumpukan sampah di pinggiran drainase juga tidak luput dari pencarian warga.

“Kami tidak tahu asal uang tersebut. Kami merasa beruntung dengan kejadian banjir uang ini. Ada yang dapat sekresek. Saya dapat Rp300.000-an, ada pecahan uang Rp50.000 ada Rp100.00,” kata petani, Anwar.

Sebelumnya memang sempat terjadi hujan deras dan mengakibatkan aliran sungai kecil meluap hingga ke jalanan. Kemungkinan besar uang tersebut milik salah seorang warga setempat yang terbawa banjir.

Warga di desa tetangga juga ikut berburu uang yang terbawa air sisa hujan dan menuju ke sawah mengikuti arus saluran irigasi tersebut. Tidak sedikit warga yang mendapatkan uang di sungai dan area pertanian padi mencapai satu tas kresek dan 1 ikat uang pecahan lima puluh ribuan senilai lima juta rupiah.

“Habis banjir, nampak banyak uang Rp100.000 dan Rp50.000. Ada satu ikatan, dihitung-hitung ada Rp5 juta,” kata warga, Sulton.

Sementara itu hingga kini belum ada laporan kehilangan uang yang berhubungan dengan kejadian di Desa Plumbon Limpung Batang tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR